Menko Luhut : Jangan Jadi Pecundang, RI Harus Jadi Negara Besar

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 320 2531063 menko-luhut-jangan-jadi-pecundang-ri-harus-jadi-negara-besar-ZLmgnYvMdJ.jpg Menko Luhut Binsar Pandjaitan waspadai penyebaran omicron (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyebaran kasus covid-19 varian omicron mengalami peningkatan di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk saling bersinergi menghadapi segala tantangan ekonomi di tengah melonjaknya kasus varian baru Omicron.

Baca Juga: Pemerintah Perkirakan Puncak Kasus Omicron Berlangsung pada Februari

Menko Luhut menegaskan kepada masyarakat agar tidak pesimis dalam menghadapi varian Omicron dan masalah perekonomian di tahun ini. Luhut meminta agar kita tidak menjadi masyarakat atau negara yang pecundang dan menjadi negara yang besar.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan Kebijakan High Alert Jika Keterisian RS Capai 30 Persen

“Perlu menjadi perhatian kita semua jangan kita menjadi masyarakat pecundang atau negara pecundang kita harus jadi negara besar,” kata Menko Luhut saat menjadi keynote dalam acara 'Market Outlook 2022: Gaining From Global Disorder' Rabu (12/1/2022).

Menurut Menko Luhut menyebutkan Negara Indonesia harus menjadi negara yang mampu dapat menyelesaikan seluruh permasalahan apa yang telah terjadi di Indonesia dengan sendiri.

“Jangan pernah mau dilecehkan oleh orang lain dan jangan kita melecehkan diri kita juga, saya ingin pesan kepada anda semua ayo kita kompak bekerja dan kita mampu untuk menghadapi masalah apapun di Negeri Ini,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah dan masyarakat dapat melaksanakan kerja sama dengan kompak, terintegrasi dan saling bahu membahu serta sungguh-sungguh untuk tidak saling menyalahkan.

“Tahun ini, AS akan mengetatkan suku bunganya, ekonomi Tiongkok memiliki masalah domestik seperti pada sektor properti dan iklim global yang saat ini tidak pasti," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini