Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Hanya Omicron Penyebab Ketidakpastian di 2022, Menko Luhut: Jangan Anggap Enteng

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Selasa, 25 Januari 2022 |11:52 WIB
Bukan Hanya Omicron Penyebab Ketidakpastian di 2022, Menko Luhut: Jangan Anggap Enteng
Menko Luhut (Foto: Tangkapan Layar)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk waspada pada penyebaran varian Omicron.

Luhut menjelaskan, gejala Omicron yang ringan namun lebih mudah menular kepada masyarakat jangan dianggap enteng karena Indonesia masih menghadapi ketidakpastian pada 2022.

“Meski gejala masih ringan, namun kita tidak boleh menganggap enteng ini. karena varian omicron adalah bukan satu-satunya ketida pastian di tahun 2022,” ujar Luhut dalam Indonesia Economic Outlook yang digelar oleh HIPMI, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Menko Luhut ke Investor: Jangan Segan Menghubungi Saya jika Kesulitan Investasi

Luhut menambahkan, berbagai tantangan global semakin kompleks dan nyata di depan mata seperti ancaman penurunan likuiditas dari tapering off, default di sektor properti China, hingga ancaman perubahan iklim.

“Ketika sedang menghadapi covid-19, kita tidak dapat menghindari ketidakpastian. kita hanya dapat menyiapkan ekonomi Indonesia agar tahan menghadapi berbagai tekanan ekonomi ini,” katanya.

Sementara itu, pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi dilakukan secara berdampingan, dengan mempertimbangkan tantangan global yang semakin besar.

“Di sektor kesehatan, Covid-19 telah memperlihatkan pentingnya reformasi sistem kesehatan nasional, dikarenakan kurangnya kapasitas rumah sakit, produksi farmasi, alkes, dan tenaga kesehatan ketika berhadapan dengan varian delta,” katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement