Pendapatan perseroan juga sebagian besar diperoleh dari penjualan batu bara ke pihak ketiga yang mencapai USD2,01 miliar. Adapun penjualan batu bara ke pihak berelasi selama 2021 tercatat sebesar USD54,19 juta.
Meningkatnya pendapatan perseroan juga turut mengerek beban pokok pendapatan menjadi USD1,16 miliar sepanjang 2021, dari USD986 juta pada 2020. Beban pokok pendapatan ini naik 17,65% secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Meski beban pokok pendapatan naik, laba kotor perseroan tercatat melesat 360,2 persen menjadi USD916,5 juta, dari USD199,15 juta secara tahunan.
Melesatnya laba kotor tersebut turut mengerek laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk ITMG dari USD39,46 juta, menjadi USD475,4 juta atau setara Rp6,82 triliun pada 2021.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.