Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Fakta Serangan Rusia ke Ukraina Bikin Perusahaan Besar Rugi dan Kabur

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2022 |06:41 WIB
9 Fakta Serangan Rusia ke Ukraina Bikin Perusahaan Besar Rugi dan Kabur
Perang Rusia-Ukraina Bikin Perusahaan Ini Rugi. (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Dampak perang Rusia dengan Ukraina mulai terasa pada beberapa perusahaan besar. Pasalnya, invasi Rusia ke Ukraina hingga kini tak kunjung selesai.

Ekonomi global pun diprediksi turun akibat perang Rusia-Ukraina. Di sisi lain, Rusia pun sudah mendapat banyak sanksi dari berbagai negara yang menolak sikap Rusia ini.

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik perusahaan yang kena getah perang Rusia dengan Ukrania, Sabtu (5/3/2022):

1. Danone

Danone menjadi pengendali merek susu Rusia Prostokvanhino.

Di mana Rusia berkontribusi sebesar 6% dari total penjualan negara tersebut.

2. Perusahaan Minyak

Perusahaan minyak asal Inggris ini merupakan investor asing terbesar di Rusia.

Adapun BP memiliki 19,75% saham di Rosneft yang merupakan perusahaan minyak nasional Rusia.

Baca Juga: Kisah WNI di Rusia: Susah Ambil Uang di ATM hingga Harga Bahan Pokok Naik

3. 6 Pabrik Nestle

Pada 2020, Nestle memiliki enam pabrik di Rusia. Di mana, pada 2020 penjualan dari Rusia mencapai sekitar USD1,7 miliar.

4. Perusahaan Makanan dan Minuman

Penjualan dari Rusia dan Ukraina sebesar 4,4% pada perusahaan yang bergerak di bidang makanan ringan, makanan, dan minuman ini.

5. Otomotif

Perusahaan pembuat mobil asal Prancis ini memiliki 69% saham di Avtovaz yang merupakan perusahaan patungan Rusia.

Baca Juga: Dukung Ukraina, Exxon Mobil Cabut dari Rusia

6. Perusahaan AS Hengkang dari Rusia

Sejumlah perusahaan terkemuka Amerika Serikat termasuk Apple Inc, Google, Ford, Harley-Davidson dan Exxon Mobil mengurangi aktivitas dan bahkan mengancam hengkang dari Rusia atas invasi militer negara itu di Ukraina.

Apple Inc pada Selasa malam (Rabu pagi, WIB) mengatakan telah menghentikan penjualan iPhone dan produk lainnya di Rusia dan membuat perubahan pada aplikasi Maps untuk melindungi warga sipil di Ukraina.

"Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan itu," kata Apple.

7. Exxon Hentikan Operasi di Rusia

Exxon Mobil Corp mengatakan akan menghentikan operasi di Rusia dan mengambil langkah untuk keluar dari usaha Sakhalin-1, mengikuti langkah raksasa energi Inggris Shell Plc dan BP, investor asing terbesar Rusia.

"Kami menyesalkan tindakan militer Rusia yang melanggar integritas wilayah Ukraina dan membahayakan rakyatnya," kata petinggi Exxon.

8. Boeing Tangguhkan Layanan untuk Maskapai Rusia

Boeing menangguhkan layanan suku cadang, perawatan, dan dukungan teknis untuk maskapai Rusia, tulis seorang reporter Politico di twitter.

Pembuat pesawat berbasis di AS itu, menangguhkan operasional besar di Moskow dan juga akan menutup sementara kantor di Kyiv, kata tweet itu. Meski demikian Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar.

9. Visa dan Mastercard Blokir Lemabaga Keuangan Rusia

Perusahaan kartu pembayaran AS Visa Inc dan Mastercard Inc memblokir lembaga keuangan Rusia. Hal ini sebagai sanksi yang dijatuhkan AS atas invasi Rusia ke Ukraina.

Visa menyatakan, pihaknya mengambil tindakan segera untuk memastikan kepatuhan terhadap sanksi yang berlaku. Visa menambahkan bahwa mereka akan menyumbangkan USD2 juta untuk bantuan kemanusiaan. Mastercard juga berjanji untuk memberikan bantuan USD2 juta.

"Kami akan terus bekerja dengan regulator di hari-hari mendatang untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban kepatuhan kami seiring perkembangannya," kata Mastercard

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement