Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

'Google' Rusia Terancam Bangkrut, Mesin Pencari Yandex Gagal Bayar Utang

Athika Rahma , Jurnalis-Selasa, 08 Maret 2022 |12:46 WIB
'Google' Rusia Terancam Bangkrut, Mesin Pencari Yandex Gagal Bayar Utang
'Google' Rusia terancam bangkrut. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan mesin pencari asal Rusia, Yandex, terancam mengalami kebangkrutan dan gagal bayar utang.

Hal ini terjadi lantaran adanya sanksi ekonomi yang diterapkan sejumlah negara atas serangan militer Rusia ke Ukraina.

Mengutip laman CNN International, Selasa (8/3/2022), Yandex memiliki pangsa pasar sekitar 60% lalu lintas pencarian internet di Rusia.

"Grup Yandex saat ini tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk menebus surat utang jangka pendek," ujar manajemen.

 BACA JUGA:PLTN Chernobyl Diklaim Aman, Tingkat Stres 100 Pekerja yang Terjebak Akibat Perang Rusia-Ukraina Dikhawatirkan

Perusahaan juga sedang berusaha memindahkan uang dari bisnis operasi utamanya di Rusia untuk menyelamatkan perusahaan induknya di Belanda.

Yandex memang berbasis di Belanda dan memiliki saham yang terdaftar di Nasdaq dan bursa saham Rusia.

Jika hal ini tidak bisa dilakukan, maka Yandex tidak akan bisa membayar surat utang tersebut.

"Saat ini kami sedang menentukan langkah apa yang diambil dan sumber pembiayaan lain apa yang tersedia untuk kami," jelasnya.

 BACA JUGA:Siap Hentikan Perang, Ini 4 Tuntutan Rusia yang Harus Dipenuhi Ukraina

Krisis di Ukraina menimbulkan ancaman lain bagi bisnis Yandex.

Perusahaan Barat menghentikan pasokan teknologi dan layanan kepada pelanggan Rusia. Penangguhan ini tentu akan memberatkan kondisi bisnis Yandex.

"Saat ini kami yakin dengan teknologi yang tersedia memungkinkan kami beroperasi selama 12 hingga 18 bulan ke depan," bebernya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement