Share

Kena Sial! Kapal Pesiar Rp2 Triliun Milik Orang Kaya Rusia Disita, Sekutu Vladimir Putin

Antara, Jurnalis · Selasa 15 Maret 2022 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 320 2561928 kena-sial-kapal-pesiar-rp2-triliun-milik-orang-kaya-rusia-disita-sekutu-vladimir-putin-S2bnVB65Um.JPG Kapal pesiar Rp2 triliun milik orang kaya Rusia disita. (Foto: Antara)

JAKARTA - Kapal pesiar milik orang kaya Rusia disita oleh Spanyol, Senin (15/3/2022).

Di mana kapal pesiar senilai 140 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun milik orang kaya Rusia di Barcelona.

Menurut pengakuan dua narasumber, kapal itu dimiliki bos konglomerat Rusia Rostec yang juga sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Hari ini kami menyita sementara kapal pesiar milik salah seorang anggota utama oligarki (Rusia)," kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di televisi La Sexta.

"Kita berbicara tentang kapal pesiar yang kami perkirakan bernilai 140 juta dolar," tambahnya.

 BACA JUGA:Presiden Ukraina Minta Pasukan Rusia Menyerah, 90 Pesawat Tempur Hancur dan Banyak Tentara Ditangkap

Bahkan, dia menyebut akan lebih banyak lagi kapal yang disita.

"Akan ada lebih banyak (kapal yang disita)," tegasnya.

Lalu, Situs Marine Traffic menyebutkan bahwa kapal pesiar yang terkait dengan dua anggota oligarki Rusia lain yang belum dikenai sanksi juga berlabuh di Barcelona.

Sebagai informasi, kapal pesiar mewah bernama lambung Valerie dengan panjang 85 meter itu adalah milik Sergei Chemezov, mantan perwira di dinas intelijen Uni Soviet KGB dan pemimpin Rostec, kata narasumber.

Kini, kapal pesiar itu akan tetap ditahan sementara oleh pihak berwenang Spanyol untuk memastikan kepemilikannya.

Serta akan dicari tahu juga apakah mereka termasuk dalam daftar target sanksi.

Karena Valerie berlayar dengan bendera Saint Vincent dan Grenadines dan didaftarkan atas nama putri tiri Chemezov, Anastasia Ignatova, melalui perusahaan di British Virgin Islands, menurut artikel pada 2021 yang dimuat dalam Pandora Papers.

Adapun Pandora Papers adalah 11,9 juta dokumen berisi informasi rahasia yang dibocorkan dan diterbitkan oleh International Consortium of Investigative Journalists pada Oktober 2021.

Saat ini juga Barat telah memberikan sanksi kepada para miliarder Rusia, membekukan aset negara dan menutup akses sebagian besar perusahaan Rusia ke ekonomi global.

Chemezov pun pernah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat pada 2014 dan Inggris pada 2020 atas pencaplokan Krimea oleh Rusia.

Dia disebutkan dalam daftar sanksi pada Maret 2022 oleh AS dan Australia.

 BACA JUGA:Serangan Rusia di RS Bersalin Mariupol Tewaskan Seorang Wanita Hamil dan Bayinya

Untuk sanksi AS juga menargetkan putri tiri Chemezov serta istri dan putranya.

Chemezov tidak disebutkan dalam daftar terbaru Eropa berisi tokoh-tokoh Rusia yang dijatuhi sanksi, tetapi Uni Eropa pernah mengenakan sanksi kepadanya pada 2014.

Namun, paket keempat sanksi Uni Eropa terhadap Rusia akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.

Chemezov mengatakan, kepada seorang staf dalam sebuah pesan yang dibagikan kepada Reuters pekan ini bahwa Rusia akan muncul sebagai pemenang meskin dikenai sanksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini