Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Pertalite Menghilang di SPBU hingga Dilarang Beli BBM Pakai Jeriken

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 09 April 2022 |07:03 WIB
6 Fakta Pertalite Menghilang di SPBU hingga Dilarang Beli BBM Pakai Jeriken
6 fakta pertalite menghilang di SPBU. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah masyarakat banyak mengeluhkan mengenai stok Pertalite yang sudah didapat.

Banyak masyarakat menyebut kalau langkanya Partalite semenjak Pertamax alami kenaikan jadi Rp12.500 per liter.

Diketahui juga Pertalite kini menjadi Jenis Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBMKP) menggantikan Premium.

 BACA JUGA:Beli Pertalite dengan Jeriken Dilarang! Pertamina: Untuk Pengecer Tidak Dibenarkan Itu Ilegal

Berikut ini dirangkum Okezone pada Sabtu (8/4/2022), 6 fakta soal Pertalite yang sudah didapat sekarang:

1. Masyarakat Protes

Salah satu pengemudi ojek online yang ditemui MNC Portal Indonesia di SPBU Pertamina Asrama Haji, Lubang Buaya Jakarta Timur mengakui memang saat ini mencari Pertalite lumayan sulit.

Anwar yang setiap hari berkutat di jalanan ibu kota menyebut beberapa SPBU Pertamina tidak ada stok Pertalite.

"Hari ini belum dapat bensin Pertalite, 2 pom lewat, tidak ada dua-duanya," kata Anwar kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (5/4/2022).

Anwar menyebut setiap hari memakai Pertalite dan akan sangat berat jika harus beralih menggunakan Pertamax dengan harga Rp12.500 per liter.

"Sementara dulu ke Madura (warung) lah, sebotol-sebotol, kalau ganti Pertamax nanti kalau sudah terpaksa, mau tidak mau," jelasnya.

Pengemudi lain yang ditemui di SPBU Pertamina Pinang Ranti, Jakarta Timur, Ilham Saputra juga mengatakan saat ini sulit untuk mendapatkan Pertalite.

Hal tersebut dirasakan Ilham semenjak harga Pertamax naik menjadi Rp12.500 per liter.

"Susah sih kalau sekarang, (hari ini) belum dapat Pertalite, paling ya saya isi pakai Pertamax juga," katanya.

2. Pengakuan Pertamina

Menanggapi kabar Pertalite yang disebut langka, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan Pertamina tidak mengurangi jumlah pasokan BBM ke SPBU, termasuk Pertalite.

Yang pasti, kebijakan kami saat ini tidak ada pengurangan pasokan ke SPBU," ujar Irto kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (6/4/2022).

Saat ini, pihaknya akan melakukan pengecekan ke SPBU yang melaporkan kekosongan pasokan Pertalite.

3. Penjelasan Dirut Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati buka-bukaan soal stok BBM hingga kabar kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU.

Bahkan beredar kabar bahwa Pertamina melakukan pemangkasan stok Pertalite 50%.

Dia mengatakan, seluruh direksi holding dan subholding perseroan sudah melakukan pengecekan langsung penyaluran BBM di seluruh SPBU. Hasilnya pun tidak ditemukan permasalahan yang berarti.

 BACA JUGA:Pertalite Kosong Diduga Bukan karena Kurang Pasokan, Lantas Apa?

"Seluruh Direksi Holding dan Subholding telah turun ke lapangan untuk memantau kondisi penyaluran BBM di SPBU. Dari hasil kunjungan tersebut ditemukan stok (BBM) di SPBU dalam kondisi aman," ungkap Nicke saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, sekaligus mengkonfirmasi kabar yang beredar bahwa terjadi pemangkasan 50% BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU, Rabu (6/4/2022).

Dia menegaskan bahwa hasil kunjungan direksi holding dan subholding Pertamina ditemukan stok BBM di SPBU dalam kondisi aman. Bahkan antrean di SPBU pun relatif normal, meski beberapa antrian didominasi truk Odol.

4. Masyarakat Borong Pertalite Pakai Jeriken

Heboh masyarakat emborong BBM Pertalite dalam jumlah besar dengan menggunakan jeriken. Padahal sudah ada aturan pelarangan pembelian menggunakan jeriken.

Pembelian BBM Pertalite memakai jeriken terjadi di sebuah SPBU di kawasan Depok pada malam hari. Dalam foto yang beredar, nampak masyarakat membawa jeriken untuk mengisi Pertalite.

Menurut sumber Okezone, masyarakat membeli BBM Pertalite dengan menggunakan 10 jeriken pada SPBU tersebut.

Okezone sudah mengkonfirmasi ke pihak Pertamina atas kejadian pembelian BBM Pertalite dengan jeriken, namun Pertamina akan menyiapkan keterangan resmi.

5. Pertamina Larang Pembelian Pertalite Pakai Jeriken

PT Pertamina (Persero) resmi melarang pembelian Pertalite pakai jeriken.

Irto menyebut ini merupakan aturan terbaru untuk pembelian Pertalite di SPBU.

"Dengan berubahnya Pertalite dari bahan bakar umum menjadi bahan bakar penugasan JBKP, di mana di dalamnya terdapat unsur subsidi atau kompensasi harga dan alokasi kuota, maka Pertamina melarang SPBU untuk melayani pembelian Pertalite menggunakan jeriken atau drum untuk diperjualbelikan kembali di level pengecer," katanya melalui keterangan resmi yang diterima, Jumat (8/4/2022).

Di mana aturan pelarangan untuk melayani pembelian JBKP Pertalite dengan jeriken ini telah sesuai dengan Surat Ederan Menteri ESDM No. 13/2017 mengenai Ketentuan Penyaluran Bahan Bakar Minyak melalui Penyalur.

6. Pertamina Beri Sanksi Bagi SPBU yang Masih Layani Pembelian Pakai Jeriken

Pertamina akan memberikan sanksi bagi SPBU yang melayani pembelian BBM subsidi seperti Pertalite dengan jeriken.

Sanksi akan dimulai dari pembinaan level satu, dua, hingga tiga, dan yang paling maksimum adalah Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

"Tapi untuk sampai ke tingkat PHU, kita lewati tahap-tahap lah. Bikin pendekatan persuasif, teguran lisan, dan beberapa tahap lainnya. Kalau memang sudah tak bisa bentuk lagi, barulah kita berikan sanksi PHU," kata sales branch manager Pertamina Maluku Yunus Muharrahman seperti dikutip Antara, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement