JAKARTA - Para pemimpin perusahaan harus bersikap adil kepada para pekerjanya dengan memberikan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya masing-masing.
Sementara, para pekerja harus adil dalam menyelesaikan target yang ditugaskan oleh pemimpin perusahaan.
Kalaupun atasan memberikan tugas yang di luar kemampuan bawahan maka haruslah atasan membantu bawahan.
Seperti dikutip dari buku Marketing Muhammad, Strategi Andal dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad SAW, karya Thorik Gunara dan Utus Hardiono Sudibyo, terbitan Madani Prima, Kamis (28/4/2022), dari Ma’rur bin Suwaid Ra, berkata Rasulullah SAW pada Abu Dzar, “Janganlah kamu beri tugas melebihi batas kemampuan mereka (hamba sahaya); jika akan kamu tugaskan juga, hendaklah kamu bantu dia.” (HR. Muslim).
Sikap ini pun jangan sampai berlebihan sehingga menunjukkan bahwa atasan tidak percaya pada kemampuan bawahan.
Sikap perusahaan juga jangan menganak-emaskan seorang karyawan hanya karena kedudukan atau adanya hubungan kekeluargaan dengan pihak-pihak tertentu.
Sikap adil dalam perusahaan akan memicu semua orang untuk melakukan yang terbaik dan perusahaan pun akan menilai secara objektif dan memberikan reward (penghargaan) maupun punishment (hukuman) yang sebanding.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.