Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dian Swastatika (DSSA) Kuasai 100% Saham Tambang di Australia

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Rabu, 04 Mei 2022 |15:03 WIB
Dian Swastatika (DSSA) Kuasai 100% Saham Tambang di Australia
Dian Swastatika Akuisisi Tambang di Australia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Emiten energi Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi menguasai 100% saham Dampier Coal (Queensland) Pty Ltd. Perusahaan pertambangan tersebut berada di Australia.

Akuisisi ini dilakukan melalui entitas anak tidak langsung perseroan, Stanmore SMC Holdings Pty Ltd (SMC), sebuah perusahaan pertambangan dan perdagangan yang dibawah induk Stanmore Resources Limited (Stanmore).

Baca Juga: Wih! Koleksi Harta Karun RI Bertambah, Ditemukan 2 Miliar Ton Emas dan Tembaga di NTB

"Perseroan mengumumkan bahwa pada hari Selasa, 3 Mei 2022, Stanmore melalui SMC telah melakukan penyelesaian rencana transaksi pengambilalihan 100% saham Dampier Coal (Queensland) Pty Ltd," kata Sekretaris Perusahaan DSSA, Susan Chandra, di Keterbukaan Informasi, dikutip Rabu (4/5/2022).

Akuisisi ini juga menandai Stanmore menguasai 80 persen saham perusahaan tambang batu bara Australia, BHP Mitsui Coal Pty Ltd (BMC), yang sahamnya dimiliki oleh Dampier Coal.

Baca Juga: Awasi Penyaluran, Pemerintah Diminta Tindak Tegas Industri Tambang Cs yang Pakai Solar Subsidi

"Pengambilalihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham perseroan," terang Susan.

Adapun pengambilalihan ini menggunakan beberapa sumber pendanaan yakni pendanaan internal, penawaran penerbitan hak pro-rata saham biasa, hingga penarikan fasilitas pembiayaan pengambilalihan senilai USD625 juta.

Dana sindikasi tersebut berasal dari beberapa sumber pembiayaan antara lain Värde Partners, Canyon Capital Advisors LLC, Farallon Capital Asia Pte Ltd dan lembaga pembiayaan lain yang memiliki jatuh tempo 5 tahun sejak penarikan pertama, dengan jaminan seluruh aset SMC.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement