Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penumpang Bus Naik 100% saat Lebaran 2022, Pengusaha Bus Akap Pastikan Tetap Patuhi Prokes

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 04 Mei 2022 |17:34 WIB
Penumpang Bus Naik 100% saat Lebaran 2022, Pengusaha Bus Akap Pastikan Tetap Patuhi Prokes
Ilustrasi mudik. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Meski sudah diperbolehkan mudik Lebaran 2022, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan jika pergi menggunakan bus.

Syarat tersebut mulai dari vaksin hingga menunjukkan tes Covid-19 jika belum divaksin.

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan menuturkan bahwa dengan okupansi yang hampir 100% itu menunjukkan dua tahun menjadi waktu yang tepat untuk membiasakan diri.

 BACA JUGA:Pemerintah Izinkan Mudik Lebaran 2022, Pengusaha Bus Akap Girang

"Yang kita bakal tidak terbiasa itu kepada aturan yang gak jelas atau hanya melarang tapi tidak mengakomodir, sejauh ini pemerintah sudah jelas kok," ujar Kurnia dalam Special Dialogue IDX, Rabu (4/5/2022).

Adapun pemerintah, menurut Kurnia telah memberikan kebijakan pelonggaran dengan aturan yang jelas sehingga sampai hari ini jika berbicara regulasi untuk penanganan Covid-19 masyarakat sudah terbiasa.

"Kita tinggal ingatkan ulang kepada calon penumpang, jadi saat dia reservasi kita tinggal bilang sedikit karena sudah paham dengan regulasi itu," katanya.

IPOMI juga menegaskan kepada calon penumpang yang mengidap komorbid juga bisa memberikan surat dari keterangan dokter.

"Kami khawatir jangan sampai orang yang tidak boleh divaksin ini dia tidak bisa beralasan, so far masyarakat sudah terbiasa dengan itu," jelasnya.

 BACA JUGA:H1 dan H2 Lebaran, 372 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Dari sisi kesiapan armada, Kurnia mengatakan penambahan dilakukan oleh bus pariwisata, dimana sebelumnya pemerintah mewanti-wanti pelarangan mudik dengan bus pariwisata.

"Yang dilarang itu menjual tiket bus pariwisata dan gak jelas untuk siapa, kebijakan yang lain adalah bus pariwisata boleh membantu bus untuk mengangkut pemudik," tegasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement