Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Desa Mengadu Nasib ke Kota, Bisa Bikin Ekonomi Tumbuh atau Jadi Beban?

Viola Triamanda , Jurnalis-Jum'at, 06 Mei 2022 |18:47 WIB
Warga Desa Mengadu Nasib ke Kota, Bisa Bikin Ekonomi Tumbuh atau Jadi Beban?
Ilustrasi warga desa ke Jakarta. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Institute for Development of Economics dan Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyatakan bahwa gelombang urbanisasi yang meningkat pasca Lebaran 2022 dapat membantu pertumbuhan ekonomi.

Hal ini beriringan dengan naiknya konsumsi masyarakat ke kota tujuan urbanisasi.

"Tentu ada dampak positifnya, konsumsi masyarakat naik dan tentunya pertumbuhan ekonomi juga berjalan baik. Namun, saya khawatir, apakah pemerintah masih bisa menyediakan daya tampung yang layak? takutnya ini malah jadi beban, sehingga daerah pinggiran nantinya akan semakin bertambah dan pada akhirnya kesenjangan sosial akan semakin jelas," katanya, Jumat (6/5/2022).

 BACA JUGA:Urbanisasi Bisa Jadi Ancaman Sektor Pertanian Indonesia, Kenapa?

Dia mengaku khawatir jika pemerintah tidak mampu menyediakan daya tampung yang layak bagi masyarakat mengingat tingginya jumlah warga desa yang akan mengadu nasib di kota besar.

"Urbanisasi ini adalah fenomena yang sangat wajar mengingat daya tarik kota besar memang memikat. Dimulai dari infrastuktur, hiburan, pendidikan dan lainnya," jelasnya.

Dia menyebut lapangan pekerjaan yang tersedia di perkotaan menjadi salah satu hal menggiurkan.

Terlebih lagi industri dan perekonomian yang mulai pulih kembali bisa membuka lapangan pekerjaan dalam skala yang besar.

 BACA JUGA:Urbanisasi Bisa Jadi Ancaman Sektor Pertanian Indonesia, Kenapa?

"Masa endemi ini tentunya lapangan pekerjaan kembali terbuka lebar, hal ini jadi alasan utama banyaknya masyarakat yang mencoba peruntungan dan mengadu nasib di kota besar dengan mengharapkan kehidupan yang lebih baik" tutupnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement