Share

Mengapa Indonesia Kaya Akan Sumber Daya Alam Tetapi Rakyatnya Masih Miskin?

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 320 2592221 mengapa-indonesia-kaya-akan-sumber-daya-alam-tetapi-rakyatnya-masih-miskin-Tjctpg5wlF.jpg Ilustrasi kemiskinan. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Mengapa Indonesia kaya akan sumber daya alam tetapi rakyatnya miskin? Hal ini masih menjadi pertanyaan hingga saat ini.

Berdasarkan catatan Okezone, Rabu (11/5/2022), Indonesia memiliki begitu banyak sumber daya alam.

Sebagai contohnya yaitu ada tambang emas, gas alam, minyak bumi, tambang batu bara, rempah-rempah, hingga kekayaan bawah alam laut yang melimpah.

Ada tambang emas dengan kualitas terbaik di dunia, yakni Freeport yang berlokasi di Papua.

Kemudian, gas alam terbesar di Indonesia yang berlokasi di Cepu dan Natuna.

 BACA JUGA:Jokowi Targetkan Kemiskinan RI Turun Jadi 7,5% pada 2023

Kemudian, minyak bumi yang dikelola oleh PT Pertamina.

Selain itu, Indonesia juga memiliki tambang batu bara terbesar di dunia yang berlokasi di Sumatera dan Kalimantan.

Walau kaya akan sumber daya alam, Indonesia terbilang tidak memanfaatkan kekayaan tersebut secara maksimal.

Terlebih, hasil tambang yang ada diekspor secara besar-besaran untuk industrialisasi negara-negara lain.

Lalu, apa penyebab rakyat Indonesia masih miskin?

 BACA JUGA:Potensi Zakat di Indonesia Tembus Rp370 triliun, Wapres: Bisa Hilangkan Kemiskinan

Dirangkum Okezone dari situs resmi Kemendikbud, ada banyak faktor yang bersifat kualitas dan kuantitas di Indonesia soal permasalahan penduduk, seperti berikut ini:

1. Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan penduduk di Indonesia masih cukup rendah, hal ini didasarkan oleh beberapa hal, seperti pendapatan yang rendah dan tidak seimbangnya sarana dan prasarana pendidikan

Masih rendahnya kesadaran penduduk tentang pendidikan. Rendahnya tingkat pendidikan penduduk mengakibatkan masyarakat sulit untuk menerima hal-hal baru.

2. Tingkat Pendapatan

Meski tidak termasuk ke dalam negara miskin, namun banyak penduduk di Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan menurut catatan BPS.

Hal ini karena tingkat pendapatan yang rendah sehingga masyarakat sulit untuk memnuhi kebutuhan hidpu dan jauh dari sejahtera.

3. Tingkat Kesehatan

Tingkat kesehatan di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari angka kematian dan angka harapan hidup masyarakat Indonesia.

4. Persebaran Penduduk yang Tidak Merata

 

Persebaran penduduk yang tidak merata membuat sebuah masalah baru. Seperti habisnya lahan disuatu wilayah yang dijadikan pemukiman dan industri, sedangkan banyak wilayah yang belum dimanfaatkan secara maksimal karena kekurangan SDM. Adanya permasalahan mengenai kependudukan di Indonesia tentu harus diimbangi dengan adanya upaya untuk mengtasi permasalahan tersebut.

Demikian informasi mengenai Permasalahan Kependudukan yang Bersifat Kualitas dan Kuantitas di Indonesia.

5. Pertumbuhan Penduduk yang Cepat

Pertumbuhan penduduk yang cepat dapat mengakibatkan permasalahan ekonomi, sosial, dan juga lingkungan hidup.

6. Jumlah Penduduk Besar

Indonesia diproyeksikan memiliki sebanyak 271.066.000 jiwa penduduk pada tahun 2020. Banyaknya penduduk tentu menjadi PR tersendiri bagi pemerintah untuk menjamin kebutuhan hidup dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi penduduknya.

7. Tingkat Kesehatan

Tingkat kesehatan di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari angka kematian dan angka harapan hidup masyarakat Indonesia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini