Sesar sendiri adalah patahan aktif di dalam tanah yang membentang di Yogyakarta.
Sesar ini bergerak secara aktif sehingga sering menjadi penyebab utama terjadinya gempa.
Jembatan Kretek 2 ini bertipe I-Grider yang dilengkapi oleh lead Rubber Bearing (LRB), artinya di desain khusus untuk menahan guncangan gempa.
BACA JUGA:Siap-Siap! Perbaikan Jalan-Jembatan, Lalin Tol Jagorawi Bakal Tersendat 4 Hari ke Depan
Sehingga saat terjadi gempa pergerakan joint atau pertemuan antara oprit dan jembatan menjadi lebih luas 39 cm.
"Jadi warga Yogyakarta tidak perli khawatir lagi dengan rusaknya akses jalan jika terjadi bencana gempa," tambah akun tersebut.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.