Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Groundbreaking "Indonesia Design District", Wamenparekraf Angela: RI Didominasi Usia Muda & Produktif, Potensi Mebel Lokal Sangat Besar

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 31 Mei 2022 |10:16 WIB
<i>Groundbreaking</i>
Wamenparekraf hadir di Indonesia Design District. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi segera hadirnya "Indonesia Design District (IDD)" sebagai pusat desain dan furnitur di Jakarta.

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo --yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Ekonomi Digital & Kreatif saat menghadiri "Groundbreaking Indonesia Design District", Senin (30/5/2022) di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, mengatakan, furnitur dan home living merupakan salah satu sektor yang potensial, karena kualitas dan keunikan serta reputasi Indonesia dari karya pahatan dan artistik sudah dikenal dunia.

Kehadiran IDD diharapkan Wamenparekraf nantinya dapat mendukung pertumbuhan industri kreatif dan furnitur (home living) Tanah Air sekaligus menjadi destinasi wisata belanja baru bagi wisatawan.

"Pasar ekspornya juga sangat menjanjikan. BKPM memprediksi potensi ekspor sektor ini tumbuh 20 persen setiap tahunnya," kata Wamenparekraf Angela.

Meski sempat terdampak akibat pandemi, sektor ini menunjukan resiliensi yang tinggi dan bisa pulih dengan cepat. Data Kementerian Perindustrian menunjukkan pada kuartal pertama tahun lalu industri furnitur mengalami pertumbuhan sebesar 8,04 persen dibandingkan denhan periode yang sama di tahun sebelumnya yang terkontraksi akibat pandemi.

Dari sisi ekonomi kreatif, kriya atau kerajinan di Indonesia merupakan 3 besar penyumbang PDB ekonomi kreatif nasional atau di kisaran 14 sampai 15 persen. Data salah satu marketplace terbesar di Indonesia juga menunjukkan bahwa kerajinan dan dekorasi rumah menjadi salah satu produk yang paling laris pada tahun lalu selama pandemi.

"Jadi ini menunjukkan bahwa potensi furnitur dan home living di Indonesia sangat besar dan ditopang dengan konsumsi dalam negeri yang juga sebenarnya sangat potensial, pasar domestik ini harus kita garap. Apalagi populasi Indonesia saat ini didominasi usia muda dan produktif," kata Wamenparekraf Angela.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement