Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Triawan Munaf: Tiket Masuk Angkor Wat Kamboja Lebih Mahal dari Candi Borobudur

Heri Purnomo , Jurnalis-Senin, 06 Juni 2022 |20:40 WIB
Triawan Munaf: Tiket Masuk Angkor Wat Kamboja Lebih Mahal dari Candi Borobudur
Tiket naik candi borobudur Rp750 ribu (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Tiket masuk Candi Borobudur lebih murah dibandingkan masuk Angkor Wat di Kamboja. Hal ini ditegaskan oleh Mantan Ketua Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Triawan Munaf yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia membantah jika tarif masuk Borobudur lebih mahal dibandingkan Angkor Wat. Hal itu disampaikan melalui media sosial instagram pribadinya @triawanmunaf.

"Buat Anda yang bilang bahwa tarif masuk ke Borobudur akan lebih mahal daripada tarif masuk ke Angkor War, sudah cek langsung, atau ASBUN (asal bunyi)?," ujar Triawan dikutip, Senin (6/6/2022).

"Harga tiket masuk Angkor Wat di Siem Reap, Kamboja Rp 864.422,- atau USD59.89. Lebih mahal dari tarif tiket naik ke Candi Borobudur yang jelas-jelas lebih ‘Magnificent’ (indah atau agung)," sambung Triawan.

Unggahan tersebut muncul ketika adanya rencana pemerintah menaikan harga tiket masuk ke dalam kawasan Candi Borobudur.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk turis lokal sebesar Rp750 ribu, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar USD100 atau setara Rp1,4 juta.

Luhut mengatakan, penetapan harga tiket masuk Candi Borobudur sebesar Rp750.000 perlu dilakukan untuk membatasi jumlah kunjungan. Ia menargetkan, dengan tiket masuk Borobudur yang baru, jumlah kunjungan wisatawan ke candi Budha itu 1.200 orang per hari.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement