Tahun ini, MOLI menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 240 miliar. Adapun, besaran tersebut didapatkan melalui pinjaman bank sebesar 70% dan dana internal perseroan sebesar 30%.
Perseroan mengalokasikan belanja modal tersebut untuk pembangunan pabrik etanol kedua. Unit fermentasi kedua milik perseroan saat ini tengah dalam proses rekonstruksi dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Kemudian, capex tersebut juga akan digunakan untuk membeli peralatan Silo atau struktur yang digunakan untuk menyimpan bahan curah. Capex juga akan digunakan untuk membeli alat likuifaksi, sakarifikasi, dan alat untuk memproduksi bungkil kedelai atau distillers dried grains with soubles (DDGS). Cahya Puteri Abdi Rabbi.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.