Share

Sebut Inflasi Indonesia Rendah, Wapres Singgung soal Peran Pesantren

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Kamis 24 November 2022 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 320 2714244 sebut-inflasi-indonesia-rendah-wapres-singgung-soal-peran-pesantren-pwnvG5uueA.JPG Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)

GARUT - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebut tingkat inflasi di Indonesia lebih rendah ketimbang sejumlah negara lain.

Wapres menjelaskan bahwa rendahnya inflasi nasional disebabkan oleh tepatnya pengambilan kebijakan pemerintah.

"Kita menghadapi resesi-resesi di tahun depan. Banyak negara berguguran, tapi alhamdulillah melalui pemilihan langkah yang tepat, dengan pertolongan Allah Indonesia tidak termasuk negara resesi," kata Wapres saat berpidato di Pondok Pesantren Al Jauhari, di Kampung Sanggar, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Adapun inflasi yang dialami Indonesia, hanya berada di angka 5,4%.

 BACA JUGA:Wapres Maruf Amin Ungkap Alasan Pemekaran Wilayah Hanya Dilakukan di Papua

"Angka ini termasuk yang terendah, jika dibandingkan dengan negara lain, itu ada yang sampai 17%," jelasnya.

Wapres juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas 5%.

Pertumbuhan ekonomi yang kuat, lanjutnya, mesti ditopang oleh kekuatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui kegiatan keekonomian yang digelar di tingkat pesantren.

"Peran pesantren dalam pembangunan ekonomi sangat besar. Dalam undang-undang, fungsi pesantren itu ada tiga, pertama pusat pendidikan, kedua pusat dakwah, dan ketiga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat," bebernya.

Melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pesantren tetap dapat membangun ekonomi bangsa, dengan tetap menjalankan fungsi lainnya sebagai pusat pendidikan dan dakwah.

Dia pun membandingkan peran pesantren di masa penjajahan dengan saat ini.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Dahulu pesantren melawan penjajah, sekarang pesantren melawan kebodohan, kemiskinan. Saya minta dididik anak-anak kita, para santri, supaya terus tumbuh sebagai generasi unggul paham agama dan memakmurkan bumi karena memang diperintah oleh Allah SWT," ungkapnya.

Wapres menjelaskan, upaya memakmurkan bumi dapat dipahami dengan membangun kegiatan ekonomi, seperti di bidang pertanian, perkebunan, kelautan, perindustrian.

"Kuncinya adalah sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemerintah sangat menghargai pesantren, karena dari pesantren ini diharapkan lahir orang-orang yang paham agama, sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi," jelasnya.

Sementara itu, kunjungan Wapres Ma'ruf Amin di Kabupaten Garut adalah untuk menghadiri peringatan Hari Lahir (Maulid) ke-18 Pondok Pesantren Al-Jauhari, di Kampung Sanggar, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah.

Kedatangannya ke Garut dilakukan setelah menyelesaikan kunjungan dari Purwokerto, Jawa Tengah.

Perjalanan yang ditempuh Wapres Ma'ruf Amin dari Purwokerto dilakukan melalui udara, dengan Pesawat Kepresidenan BAe-RJ 85 dari Pangkalan Udara TNI AU Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, selama 40 menit.

Wapres dan rombongan terbatas tiba di Pangkalan Udara TNI AU Husein Sastranegara, Bandung, sekitar pukul 08.00 WIB.

Wapres pun meninggalkan Ponpes Al Jauhari sekira pukul 13.30 WIB.

Dia dan rombongan dijadwalkan menuju ke Pangkalan Udara TNI AU Husein Sastranegara untuk lepas landas menuju Jakarta.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini