Share

Jurus Presiden Jokowi Tekan Kenaikan Harga Pangan Jelang Nataru 2023

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Sabtu 26 November 2022 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 320 2715239 jurus-presiden-jokowi-tekan-kenaikan-harga-pangan-jelang-nataru-2023-yPwolCJZDs.jfif Cabai. (Foto: MPI)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) tengah membuat rencana strategis menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan pihaknya juga akan melakukan operasi pasar jelang nataru. Sebab, momen hari raya adalah waktu krusial terjadinya gejolak harga.

“Tim kami tengah mengumpulkan data kebutuhan operasi pasar di seluruh Indonesia. Kita akan jadwalkan di seluruh Indonesia bekerjasama dengan Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Asosiasi, dan BUMN,” kata Arief saat Rapat Koordinasi Terbatas Tim Pengendali Inflasi Pusat Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) wilayah Sulawesi, Kalimantan, Papua dan Maluku bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, (25/11/2022),

 BACA JUGA:Tekan Inflasi, 5.000 Ton Pangan Dikirim ke Daerah Defisit

Arief menambahkan kalau upaya tersebut merupakan bagian dari tindaklanjut arahan Presiden Jokowi untuk menekan laju inflasi sehingga tidak melebihi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

“Pemerintah menargetkan November-Desember terjadi penurunan kembali agar dapat mengimbangi laju pertumbuhan ekonomi. Dua bulan terakhir ini sangat menentukan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kesempatan yang sama mengatakan, untuk mendorong peningkatan distribusi pangan pihaknya meminta pemerintah daerah turut menggunakan dana daerah untuk mendukung aktivitas logistik.

“Bantuan subsidi ongkos angkut diperlukan. Masih ada beberapa daerah yang belum menggunakan dana tersebut,” ujar Airlangga.

Dia mengatakan, ke depan inflasi ini perlu ditangani secara lebih baik. Untuk itu, extra effort harus terus dilakukan, seperti perluasan kerja sama antar daerah, peningkatan sarana-prasarana yang terkait dengan sentra produksi, operasi pasar atau penyediaan pangan murah dengan Badan Pangan Nasional, dan penyaluran Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras oleh BULOG.

“Kita akan mencatat di bulan Desember nanti pertumbuhan ekonomi kita bisa berkualitas apabila inflasinya bisa di tekan,” katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini