Share

Cerita Mendag Ditelepon Presiden Jokowi 9 Kali Sehari Tanya soal Sembako

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 08 Desember 2022 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 320 2723405 cerita-mendag-ditelepon-presiden-jokowi-9-kali-sehari-tanya-soal-sembako-cV6XPLHurD.jpg Cerita Mendag ditelepon Jokowi sembilan kali sehari (Foto: MPI)

JAKARTA – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengaku sering ditelepon Presiden Jokowi untuk membahas ketersediaan sembako. Bahkan dia sempat ditelepon sembilan kali dalam sehari karena Presiden terus mengupdate stok pangan.

“Pak Jokowi ini apalagi menyangkut hajat hidup orang banyak, ya sembako itu. Kita ini bisa ditelepon seperti minum obat, pagi ditelepon, siang di telepon, malam di telepon lagi. Bisa begitu. Saya pernah sehari ditelepon sembilan kali sama presiden," ujar Mendag Zulhas, Kamis (8/12/2022).

Untuk itu, Zulhas tak kaget saat mengetahui hasil Survei Poltracking Indonesia melaporkan, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo Ma'ruf Amin sebanyak 73,7% menyatakan percaya. Adapun tren kepuasan sempat mengalami fluktuasi, tetapi sepanjang tahun 2022 relatif terus mengalami peningkatan, seperti pada Mei (59,6%), Agustus (66,2%), dan November (73,2%).

Zulhas mengaku tidak kaget sebab dia merasakan langsung kinerja Presiden Joko Widodo. Zulhas menuturkan, semua menteri diperlakukan sama rata. Semua dipacu untuk mengerahkan seluruh kemampuan untuk bekerja secara optimal.

Dia mengambil contoh soal inflasi. Pada September 2022 inflasi berada di angka 5,7%. Namun, saat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) justru inflasi merangkak turun menjadi 5,4%.

"Itu nggak mungkin terjadi begitu saja. Minyak goreng dari yang tidak terkendali, menjadi Rp 14.000. Terjadi begitu saja? Tidak mungkin. Kan sekarang nggak ada lagi mukjizat, pasti kerja keras," kata Zulhas.

Follow Berita Okezone di Google News

Sambungnya, inflasi menjelang Nataru bisa turun seperti itu karena presiden mengerahkan semua menterinya. Bahkan, yang biasanya mengurusi inflasi itu Bank Indonesia, namun kini Menteri Perdagangan Dalam Negeri juga turut mengurusi inflasi.

"Menteri dalam Negeri itu juga mengurusi inflasi, bayangkan, tiap hari Senin rapat mengumpulkan seluruh Bupati, Walikota, Gubernur untuk membahas soal inflasi. Begitu harga naik maka pemerintah harus turun tangan," beber Zulhas.

"Jadi menteri menteri sekarang ini tidak hanya makro, mikro tapi kerjanya itu detail sehingga hasilnya Alhamdulillah baik dan bagus," lanjutnya.

Di samping itu, Zulhas mengakui bahwa tak biasanya pemimpin negara dengan dua periode memiliki tingkat kepuasan yang naik di jelang akhir masanya. Menurut dia, umumnya pemimpin negara yang menjabat dua periode tingkat kepuasan publiknya naik saat periode pertama saja, lambat laun menurun hingga tutup periode.

"Biasanya begitu nah tapi presiden kita ini luar biasa di akhir periode keduanya justru tingkat kepuasannya meningkat. Menurut saya ini fenomenal," ucapnya.

Zulhas menambahkan, kerja keras Presiden Jokowi tidak lagi diragukan. Dia mengira, kerja turun lapangan yang selama ini dia lakukan sudah dapat dikatakan kerja keras, namun nyatanya kerja keras saya itu belum sebanding dengan presiden.

"Menurut pengalaman saya, saya kira saya bekerja selama ini itu sudah keras. Pergi sehari naik mobil 11 jam. Tapi kalau ikut pak Jokowi nggak sanggup juga, kerjanya jauh lebih keras dari menteri-menterinya," ungkapnya sambil ketawa.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini