Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Jokowi: Kita Harus Ambil Pelajaran dari Pandemi Covid-19

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Senin, 20 Februari 2023 |17:31 WIB
Presiden Jokowi: Kita Harus Ambil Pelajaran dari Pandemi Covid-19
Presiden Jokowi. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa semua pihak harus mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19.

Di mana pandemi ini terjadi hampir kurang lebih 3 tahun melanda Indonesia.

"Dari pandemi selama 3 tahun mestinya kita bisa mengambil pelajaran dari sana. Jangan sampai pandemi habis kita tidak mengambil pelajaran, tidak memberikan pelajaran kepada kita," kata Jokowi dalam sambutannya pada Pelantikan Badan Pengurus Pusat HIPMI Masa Bakti 2022-2025, Senin (20/2/2023).

 BACA JUGA:Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% pada 2024

Pelajaran tersebut, katanya, tidak hanya untuk Indonesia tapi juga negara lainnya.

Jokowi mengatakan bahwa semua pihak harus mulai membenahi dan memperbaiki kekurangan selama pandemi.

Menurutnya kolaborasi menjadi kunci penting dalam menangani pandemi.

"Sehingga sehabis pandemi ini kita bisa membenahi, bisa memperbaiki apa-apa yang kurang, apa-apa yang perlu harus kita perbaiki lagi," kata Jokowi.

"Dan yang paling penting menurut saya bahwa kolaborasi di antara kita ini harus betul-betul kita perkuat. kuncinya ada di situ kenapa padnemi kita bisa selesaikan dengan baik," tambahnya.

Kolaborasi itu Jokowi contohkan saat melakukan vaksinasi di daerah-daerah. Dengan bantuan semua pihak khususnya TNI dan Polri vaksinasi dapat dilakukan.

Dirinya mengungkapkan bahwa hingga saat ini vaksin yang telah disuntikkan mencapai 450 juta dosis.

Hal itu berhasil dilakukan, kata Jokowi, berkat kolaborasi dan kerja sama.

"Saya ingat Polri-TNI semuanya bergerak, seluruh organisasi pengusaha semuanya bergerak, kadin bersama-sama dengan pak ketum kadin datang ke daerah dengan HIPMI juga sama ke daerah untuk apa, vaksinasi. Dan ternyata kerja sama secara total seperti itu memberikan hasil yang sangat baik pada negara kita," ungkapnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement