JAKARTA - Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan delegasi pengusaha Korea Selatan yang dipimpin Menteri Pertanian Korsel Chung Hwang Keun untuk membahas masalah perdagangan dan investasi antara kedua negara Indonesia dan Korsel.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadila mengatakan bahwa ada keraguan dari para pengusaha Korea Selatan terhadap pengganti Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dirangkum Okezone, Sabtu (20/5/2023) berikut ini fakta-fakta pengusaha Korsel ragukan penerus Jokowi.
1. Keraguan pengusaha Korsel
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadila mengungkap keraguan pengusaha Korsel tersebut berkaitan dengan kebijakan perekonomian Indonesia pada masa mendatang. Pengusaha Korsel meragukan apakah presiden yang akan datang masih sama komitmennya dengan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Indonesia.
"Kalau ditanya ada keraguan tidak? Jujur saja mereka pengusaha-pengusaha ini nanya 'kira-kira presiden besok masih sama seperti Pak Jokowi enggak?' Itu mereka tanya, jujur saja tapi bukan soal Pak Jokowinya, tapi cara 'meng-handle' investasinya masih sama dengan Pak Jokowi tidak?" kata Bahlil.
2. Tanggapan Menteri Investasi
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadila memberikan tanggapannya terkait keraguan para pengusaha Korsel tersebut.
"Sekali lagi saya katakan bahwa mengurus investasi ini tidak butuh banyak orang berdialektika karena investasi ini konkret, 'gue mau masuk, gue mendapat apa? You kasih apa? Indonesia dapat apa?' Ini menurut saya itu yang orang selalu tanya. Tapi saya jawab 'Tenang aja, Bapak Presiden Jokowi punya 82% kepuasan publik versi LSI (Lembaga Survei Indonesia)," ucap Bahlil.
Tak hanya itu, Bahlil juga mengungkap bahwa dalam survei yang sama, saat publik ditanya apakah setuju untuk melanjutkan program Presiden Jokowi mada hasilnya ada 65% responden yang menyatakan setuju.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.