Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Punya Pabrik Pengemasan Teh, Incar Pasar Eropa

Safina Asha Jamna , Jurnalis-Senin, 29 Mei 2023 |18:04 WIB
Indonesia Punya Pabrik Pengemasan Teh, Incar Pasar Eropa
Industri Teh (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia mempunyai pabrik pengemasan teh. Hal ini setelah PT Perkebunan Nusantara IV, salah satu anak usaha dari Holding Perkebunan Nusantara meresmikan pabrik pengemasan teh retail di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada 25 Mei 2023.

Dengan pabrik ini berupaya membawa industri teh Indonesia kembali berjaya, baik di dalam maupun luar negeri. Pabrik tersebut dilengkapi fasilitas modern dan peralatan pengemasan canggih yang menjamin kualitas teh serta tampilan kemasan yang menarik.

Tempat pengemasan ini juga mengutamakan standar kebersihan dan sanitasi yang ketat, memastikan produk-produk yang dihasilkan memenuhi mutu yang tinggi.

Peresmian pabrik pengemasan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat industri teh nasional. Dengan penggunaan teknologi terkini di pabrik tersebut, PTPN Group berkomitmen untuk memenuhi permintaan konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional.

Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani menyatakan, dalam upaya meningkatkan daya saing teh Indonesia di pasar global, pabrik pengemasan teh retail PTPN IV, akan fokus pada produksi berbagai varian teh berkualitas tinggi yang sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumen dari berbagai negara.

“Kami berharap PTPN Group dapat membawa inovasi dan kreativitas baru dalam pengemasan teh, sehingga menjadi daya tarik utama bagi konsumen dalam dan luar negeri,” ujar Abdul Ghani dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta Senin (29/5/2023).

Abdul Ghani mengatakan, selama dua dekade terakhir, belum ada produk teh Indonesia yang mampu memenuhi standar kandungan antrakuinon yang ditetapkan oleh Eropa, yaitu kurang dari 0,02 part per million (ppm). Namun, berkat komitmen dan strategi yang tepat, PTPN IV berhasil memenuhi standar tersebut, dengan kadar antrakuinon sebesar 0,01 ppm pada 2022.

Dengan capaian itu, kata Abdul Ghani, PTPN Group tidak hanya berhasil menunjukkan kualitasnya di pasar Eropa, perkebunan dan pabrik teh PTPN IV juga meraih predikat terbaik di segmen pasar domestik.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa dahulu, industri teh lokal cenderung berpusat di PTPN VIII di Jawa Barat, tetapi situasinya telah berubah dalam beberapa waktu terakhir. Sekarang, PTPN IV menjadi pusatnya," ucapnya.

Abdul Ghani mengungkapkan, bahwa pencapaian ini tidak diraih dengan mudah, tetapi didukung kerja keras dan konsistensi seluruh komponen perusahaan.

“Melalui peresmian pabrik pengemasan teh retail ini, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Hal ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga warisan dan keberlanjutan dari generasi sebelumnya, serta berupaya melangkah maju ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Abdul Ghani mengatakan, bahwa pabrik tersebut, sejatinya telah beroperasi sejak zaman kolonial skitar tahun 1926, dengan memproduksi teh hitam. Seiring dengan perkembangan zaman, PTPN IV meluncurkan dua produk teh baru yang lebih baik dan modern.

“Perusahaan ini terus melakukan penyesuaian dan inovasi untuk mengoptimalkan potensi pasar dan memenuhi tuntutan konsumen yang semakin beragam,” katanya.

Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno menjelaskan, bahwa pendirian pabrik pengemasan teh retail didorong oleh berbagai faktor, termasuk peluang keuntungan yang tercipta akibat perubahan pola konsumsi masyarakat. Saat ini, kata dia, konsumen lebih peduli terhadap kesehatan dan memilih teh sebagai salah satu pilihan karena manfaatnya bagi tubuh.

“PTPN IV secara strategis berupaya memanfaatkan peluang ini dengan melengkapi infrastruktur dan memproduksi teh berkualitas terbaik yang tidak hanya diekspor, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri,” ujar Sucipto.

Selain memberikan manfaat ekonomi, pendirian pabrik pengemasan teh retail diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian lokal dengan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kabupaten Simalungun.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement