Menurut Aditya, dari pembelajaran internasional, beberapa negara memberikan insentif berupa transportasi publik gratis selama periode tertentu untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain itu, mereka juga mengintegrasikan kebijakan transportasi dengan stimulus ekonomi serta mempercepat elektrifikasi transportasi publik.
"Dari sini dapat disimpulkan bahwa kebijakan transportasi yang efektif tidak cukup hanya dengan membatasi mobilitas, tetapi juga harus menyediakan alternatif yang lebih menarik, terjangkau, dan andal bagi masyarakat," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.