Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ceker Ayam Indonesia Diburu China, RI Siap Ekspor Besar-besaran

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 06 Juli 2026 |15:18 WIB
Ceker Ayam Indonesia Diburu China, RI Siap Ekspor Besar-besaran
Ceker Ayam Indonesia Diburu China, RI Siap Ekspor Besar-besaran (Foto: Wamentan/Kementan)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menjajaki peluang ekspor ceker ayam ke China sebagai salah satu upaya memperluas pasar ekspor produk unggas nasional. 

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan, China merupakan pasar yang sangat potensial karena tingginya permintaan terhadap komoditas ceker ayam, di tengah kondisi produksi ayam dan telur dalam negeri yang mengalami surplus. Pemerintah, kata Wamentan, terus berupaya memperluas akses pasar ekspor agar produk unggas peternak dapat terserap.

"China sebagai market yang besar di sana, salah satu komoditas dari ayam yang diminati itu adalah ceker ayam. Jadi selain orang Indonesia ternyata orang China tuh dia makan banyak ceker ayam," ungkap Wamentan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, Indonesia saat ini telah mengekspor produk unggas ke belasan negara dan pemerintah akan terus meningkatkan volume ekspor tersebut. Selain membidik China, pemerintah juga menggenjot ekspor ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama penyelenggaraan ibadah umrah dan haji.

"Jadi kita sudah juga mengekspor ke 11 negara ya dan kita akan terus tingkatkan kuantitasnya, salah satunya adalah market yang besar adalah Arab Saudi kaitannya untuk umrah dan kebutuhan haji kita yang besar. Nah ini kita lagi jajaki harus gol," lanjutnya.

 

Dia menjelaskan, upaya membuka akses ekspor tersebut merupakan bagian dari diplomasi ekonomi pemerintah. Menurutnya, pembahasan mengenai akses pasar komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan selalu menjadi salah satu agenda dalam pertemuan Presiden dengan para pemimpin negara lain.

"Jadi kalau misalnya Pak Presiden banyak berjumpa dengan banyak tokoh negara atau kepala negara lain tuh salah satunya urusan begini-begini. Urusan bagaimana ngegoalkan urusan ekspor komoditas sarang walet lah, durian lah, ekspor buah lah, ekspor apa pun termasuk di dalamnya adalah ekspor komoditas pertanian, peternakan dan juga perikanan kita," tukas Wamentan.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement