Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inflasi AS Turun, Investor Pantau Harga Bitcoin 

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 18 Juli 2026 |15:18 WIB
Inflasi AS Turun, Investor Pantau Harga Bitcoin 
Harga Bitcoin (BTC) bergerak ke area USD64.600, sementara Ethereum (ETH) berada di sekitar level USD1.900. (Foto :okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Penurunan inflasi Amerika Serikat (AS) menjadi 3,5% secara tahunan pada Juni 2026 dari 4,2% pada Mei 2026 turut mempengaruhi pergerakan pasar keuangan global, termasuk aset kripto.

Seiringan dengan rilis data tersebut, harga Bitcoin (BTC) bergerak ke area USD64.600, sementara Ethereum (ETH) berada di sekitar level USD1.900 pada perdagangan Kamis (16/7).

Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat, Consumer Price Index (CPI) pada Juni tercatat turun 0,4% secara bulanan, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan sebesar 0,2%. 

Penurunan tersebut menjadi yang terbesar sejak April 2020 dan terutama dipengaruhi oleh melemahnya harga energi, yang memberikan ruang bagi pasar untuk melihat potensi kebijakan moneter yang lebih stabil ke depan.

CEO Indodax William Sutanto mengatakan, pelaku pasar umumnya mencermati data inflasi sebagai salah satu indikator ekonomi yang dapat memengaruhi dinamika pasar keuangan global.

“Data inflasi merupakan salah satu indikator ekonomi yang diperhatikan pelaku pasar karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter. Wajar apabila rilis data tersebut turut direspons oleh berbagai kelas aset, termasuk kripto," katanya di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

"Namun, pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga tidak dapat disimpulkan hanya dari satu indikator ekonomi,” sambung William.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement