Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akui Terlibat Judol, Penerima Bansos Diminta Hentikan Aktivitas dan Tutup Rekening

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 23 Agustus 2026 |14:15 WIB
Akui Terlibat Judol, Penerima Bansos Diminta Hentikan Aktivitas dan Tutup Rekening
Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang memang terlibat judi online (judol) untuk menghentikan aktivitas. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang memang terlibat judi online (judol) untuk menghentikan aktivitas tersebut, menutup rekening yang digunakan, dan melaporkan penutupan rekening kepada pihak terkait.

Langkah tersebut menjadi salah satu mekanisme klarifikasi bagi KPM yang datanya terindikasi terkait transaksi judi online. Sementara bagi KPM yang merasa tidak pernah melakukan judi online, dapat mengajukan sanggahan apabila transaksi tersebut diduga dilakukan pihak lain menggunakan identitasnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Kemensos Joko Widiarto mengatakan terdapat dua mekanisme yang dapat ditempuh KPM dalam proses klarifikasi. Pertama, KPM dapat menyanggah apabila merasa tidak pernah melakukan judi online, termasuk jika identitasnya diduga digunakan pihak lain.

“Kedua, bagi KPM yang memang terlibat, dapat menghentikan aktivitas judi online, menutup rekening yang digunakan, kemudian melaporkan penutupan rekening tersebut,” kata Joko di Jakarta.

Kemensos membuka ruang klarifikasi setelah menemukan 1.494.652 data penerima bansos dan anggota keluarganya yang terindikasi terkait transaksi judi online. Temuan tersebut merupakan hasil pemadanan data Kemensos dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako pada penyaluran triwulan II 2026.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement