Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beras SPHP Medium Ditambah 1 Juta Ton Imbas Harga Naik akibat Kemarau

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |14:27 WIB
 Beras SPHP Medium Ditambah 1 Juta Ton Imbas Harga Naik akibat Kemarau
Beras SPHP Medium Ditambah 1 Juta Ton Imbas Harga Naik akibat Kemarau (Foto: Bulog)
A
A
A

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat kebijakan hilirisasi beras dengan memanfaatkan stok beras Bulog yang mengalami penurunan mutu untuk kebutuhan industri tepung beras. Kebijakan tersebut sekaligus mendukung pengurangan ketergantungan terhadap impor beras pecah atau menir.

Mentan mengatakan pemerintah telah menghentikan impor beras pecah dan mengoptimalkan stok dalam negeri untuk kebutuhan tersebut.

“Beras yang diimpor itu 380 ribu ton, beras pecah, itu kita stop. Dari Bulog 380 ribu. Alhamdulillah, jadi kita tindak stop impor beras pecah, menir,” ujarnya.

Pemerintah juga memutuskan penyediaan SPHP jagung sebanyak 150 ribu ton untuk membantu peternak rakyat dan pelaku usaha kecil-menengah menghadapi tekanan pasokan jagung selama musim kemarau.

Seluruh langkah tersebut menunjukkan pemerintah melakukan mitigasi secara terukur untuk menjaga pasokan pangan dari hulu hingga hilir. Di tengah tantangan El Nino, pemerintah memastikan produksi dalam negeri tetap berjalan, sementara distribusi dan intervensi pasar diperkuat untuk menjaga kebutuhan masyarakat.

“Operasi pasar besar-besaran. SPHP ditambah satu juta ton. Kemudian bantuan pangan dipercepat,” pungkas Amran.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement