JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui pasti ada tekanan pada pertumbuhan ekonomi di setiap daerah yang terdampak bencana alam.
"Tentu di daerah yang terdampak pasti terjadi kontraksi," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9/2036).
Airlangga mengungkapkan bahwa kondisi geografis Indonesia yang sedang menghadapi erupsi 5-6 gunung berapi sekaligus menjadi tantangan bagi stabilitas ekonomi daerah. Penurunan mobilitas dan aktivitas produktif warga menjadi pemicu utama melambatnya perputaran ekonomi.
"Kami masih monitor program-program apa yang terkena dan di berbagai provinsi tersebut dan sekarang juga kami sedang monitor akibat daripada letusan 5-6 gunung di Indonesia ini terutama untuk aktivitas masyarakat yang sangat berkurang," ujarnya.