Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut Pertamina Minta Maaf soal Antrean Panjang BBM di Bali, Janji Tak Terulang Lagi

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |17:21 WIB
Dirut Pertamina Minta Maaf soal Antrean Panjang BBM di Bali, Janji Tak Terulang Lagi
Dirut Pertamina Minta Maaf soal Antrean Panjang BBM di Bali, Janji Tak Terulang Lagi (Foto: Okezone)
A
A
A

Penyaluran BBM di Bali sendiri ditopang oleh dua fasilitas penyimpanan, yakni Fuel Terminal Sanggaran di Denpasar yang berkapasitas 4 sampai 5 hari cadangan serta Integrated Terminal Manggis di Karangasem dengan ketahanan di atas 11 hari.

Untuk mengatasi ketimpangan kapasitas penampungan tersebut, Bahlil langsung menginstruksikan penambahan kapal tangki pengangkut BBM sejak rapat koordinasi di Jakarta pada Kamis sebelumnya.

"Terminal Sanggaran ini volumenya tidak sebesar Manggis, sehingga dalam rangka mempercepat proses dan menaikkan status cadangan, kapal yang tadinya cuma tiga unit sekarang sudah melayani tujuh kapal agar penguraian distribusi berjalan perlahan-lahan," jelas Bahlil.

Pemerintah menjamin ketahanan pasokan bahan bakar minyak nasional berada pada batas aman, yakni di kisaran 16 hingga 18 hari untuk Pertalite RON 90 dan di atas rata-rata 20 hari untuk jenis lainnya sesuai standar minimum nasional.

Bahlil menegaskan soal kendala yang terjadi murni persoalan mata rantai transportasi antarpulau dan bukan defisit persediaan energi di tingkat pusat.

"Cadangan nasional kita di atas 16 sampai 18 hari sehingga secara keseluruhan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dan sekarang fokus kita adalah memperlancar distribusi dari satu kota ke kota lain dengan meminta Pertamina menambah armada," kata Bahlil.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement