Dia menyampaikan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi di kios-kios resmi atau Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) di Kota Pekanbaru senantiasa dijaga Pupuk Indonesia, sehingga petani dapat melakukan penebusan tanpa kendala. Awaldi pun mengapresiasi Pemerintah atas kebijakan yang berpihak kepada petani sehingga budidaya pertanian semakin optimal hasilnya.
Di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, manfaat penurunan HET juga dirasakan Edi, Ketua Kelompok Tani Pekatul Agung, Desa/Kecamatan Kapetakan. Ia mengapresiasi kebijakan Pemerintah yang dinilai mampu mengurangi beban biaya produksi dan membantu petani menjalankan usaha tani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah atas penurunan harga pupuk bersubsidi. Kebijakan ini sangat membantu kami dalam mengelola biaya usaha tani sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal,” kata Edi.
Sementara itu, I Wayan Kerta, Ketua Kelompok Subak Abian Padma Sari, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan Pupuk Indonesia atas kemudahan proses penebusan pupuk bersubsidi. Menurutnya, prosedur yang lebih sederhana membuat petani dapat menghemat waktu dan tenaga.
“Dulu kami harus mengisi banyak formulir sehingga proses penebusan cukup menyita waktu. Sekarang kami diberi kemudahan dengan cukup menunjukkan KTP, sehingga prosesnya menjadi lebih praktis,” ujar Wayan.
Kemudahan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi. Regulasi ini menyederhanakan mekanisme penyaluran sekaligus memperkuat akuntabilitas distribusi agar pupuk dapat diterima petani yang berhak.
Penguatan tata kelola kemudian dilanjutkan melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 yang mengoptimalkan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu kanal distribusi pupuk bersubsidi hingga tingkat desa. Kehadiran KDKMP diharapkan semakin mendekatkan layanan penebusan kepada petani sehingga akses terhadap pupuk menjadi lebih mudah dan tepat sasaran.
Melalui kebijakan harga yang lebih terjangkau dan perbaikan tata kelola distribusi, pemerintah bersama Pupuk Indonesia terus mendukung kemudahan petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Upaya ini diharapkan dapat meringankan biaya produksi, menjaga produktivitas pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.