JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah hingga jeda perdagangan Rabu (21/10/2026). Setelah sempat dibuka menguat, IHSG berbalik turun 0,84 persen atau 44 poin ke level 5.234.
Mayoritas indeks saham juga melemah. LQ45 turun 0,68 persen menjadi 526,765. IDXLQ45LCL melemah 0,38 persen ke 75,358, IDX30 turun 0,62 persen menjadi 295,785, dan IDX80 terkoreksi 0,76 persen ke 77,567.
Pada awal perdagangan, IHSG melanjutkan penguatan sebesar 0,31 persen ke level 5.295. Sebanyak 357 saham menguat, 154 saham melemah, dan 453 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp1,1 triliun dengan volume perdagangan 1,5 miliar saham.
Indeks LQ45 menguat 0,30 persen ke level 531, indeks JII naik 0,66 persen ke 309, indeks MNC36 menguat 0,29 persen ke 234, dan IDX30 naik 0,28 persen ke 298.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor bergerak di zona hijau, meliputi infrastruktur, transportasi, konsumer siklikal, kesehatan, energi, keuangan, konsumer nonsiklikal, properti, dan bahan baku. Sementara itu, sektor industri dan teknologi melemah.
Tiga saham yang memimpin daftar top gainers adalah PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF, dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH).
Sementara itu, saham yang masuk daftar top losers antara lain DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia, PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS), dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX).
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.