JAKARTA – Pekerja dan masyarakat diminta bersabar karena penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp900.000 kepada 13,3 juta pekerja masih dalam tahap persiapan. c
“Mohon bersabar, ya. Saat ini, Kemnaker sedang mempersiapkan pelaksanaan program BSU 2026 agar dapat berjalan dengan baik,” tulis Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Kemnaker meminta pekerja dan masyarakat memantau informasi selanjutnya melalui kanal dan media sosial resmi Kemnaker serta mengakses situs bsu.kemnaker.go.id.
“Ketik alamat situs di browser. Jangan asal membuka tautan dari pesan yang diteruskan orang lain. Jadi, pantau terus agar tidak ketinggalan pembaruan informasinya,” tulis Kemnaker.
Namun, laman BSU Kemnaker saat ini belum dapat diakses. Masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi dan terus memantau kanal informasi Kemnaker.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan BSU diberikan sebesar Rp300.000 per bulan. Penyalurannya dilakukan sekaligus untuk tiga bulan.
“Di mana bantuan subsidi upah ini diberikan satu kali untuk tiga bulan dan per bulannya sebesar Rp300.000,” ujar Airlangga.
Dengan demikian, setiap penerima BSU akan mendapatkan bantuan sebesar Rp900.000 untuk periode Oktober–Desember 2026.
Airlangga menyebut bantuan tersebut akan diberikan kepada 13,3 juta pekerja. Namun, ia belum merinci kriteria penerima bantuan tersebut.
“Ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja dan kebutuhan anggarannya diperkirakan hampir Rp12 triliun,” ungkapnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.