"Dari sisi DIM, tentu kami berorientasi pada keuntungan (profit oriented). Kami melihat saat ini rasio risiko dan imbal hasil (risk-reward) menarik. Kami juga sudah mulai masuk ke pasar modal dan investasi itu akan terus bertambah, bergantung pada kondisi pasar," kata Pandu.
Sebagai informasi, IHSG dibuka melemah 1,51 persen ke level 5.247 pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Namun, indeks berbalik menguat dan mencapai level 5.408 menjelang penutupan sesi pertama.
Pada sesi pertama, sebanyak 536 saham menguat, 170 saham melemah, dan 257 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 18,29 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp8,04 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di level Rp9.533 triliun.
Pekan lalu, IHSG mengalami tekanan tajam setelah MSCI mengumumkan konsultasi terkait kemungkinan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Di tengah sentimen tersebut, IHSG sempat menyentuh level 4.907, yang dalam naskah sumber disebut sebagai level terendah dalam lima tahun terakhir.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.