JAKARTA - Dari total sebanyak 357.046 subrekening efek yang tercatat di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sebanyak 50 persen atau setara dengan 170 ribu subrekening diperkirakan 'bodong'.
"Hampir 50 persen merupakan subrekening yang kosong, itu sama dengan 170 ribuan," kata Direktur KSEI Risbadi Purbowo dalam pemaparan terkait fasilitas investor area di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (17/9/2009).
Menurutnya, dari total 170 ribu subrekening bodong tersebut, sekira 50 persennya merupakan dormant account (semacam rekening yang kosong karena disalahgunakan oleh pihak broker).
"Itu termasuk dormant account, sekira 50 persen atau setara dengan 80 ribuan," jelasnya.
Saat ini, pihaknya tengah mengusahakan agar subrekening bodong tersebut dihapuskan dari KSEI. Menurutnya, aturan penghapusan subrekening bodong tersebut didasarkan atas peraturan KSEI. "Peraturannya masih dalam proses role making role," tukasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.