Foto: Koran SI
JAKARTA - Sentimen positif diproyeksikan bakal mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Rabu (22/12/2009).
Menurut analis pasar modal dari Finan Corpindo Nusa Edwin Sebayang, potensi penguatan indeks tersebut terhalang oleh libur panjang natal dan tahun baru. Akibatnya, penguatan indeks diproyeksikan akan terbatas.
"Masih ada potensi menguat, tapi agak terbatas," kata Edwin kepada okezone di Jakarta.
Dilanjutkannya, menjelang libur panjang kondisi diluar negeri ia nilai cukup kondusif sekarang ini. Menurutnya, data Gross Domestic Product (GDP) dan data eksisting home sales akan lebih baik daripada yang diekspetasikan pasar.
Terlihat, pergerakan bursa regional seluruhnya bergerak bullish seperti indeks Nikkei 255 naik 194,56 poin atau setara 1,91 persen ke posisi 10.378,03, indeks Shanghai Composite di China malah terkoreksi 72,453 poin ke posisi 3.050,52. Sementara itu indeks Hang Seng melonjak 143,94 poin ke posisi 21.092,04 dan indeks Straits Times Singapura naik 36,94 poin ke level 2.823,75.
"Eksternal factor tidak perlu dikhawatirkan," tegasnya.
Menurutnya, indeks akan berada dalam kisaran support resistance di level 2.423-2.498. Dimana untuk saham yang potensial untuk ditransaksikan menurutnya antara lain, PT Adaro Energi Tbk (ADRO), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT United Tractor Tbk (UNTR), (INCO), PT Bank MAndiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Sebelumnya, IHSG pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa (22/12/2009) tercatat bullish 36,248 poin atau naik 1,49 persen ke level 2.467,637. Tak jauh beda dengan IHSG, indeks LQ45 melonjak 7,923 poin ke posisi 486,348, begitu pula Jakarta Islamic Indeks (JII) yang melonjak 7,483 poin ke posisi 410,084.
Nilai perdagangan ditutup sebanyak 3,388 miliar lembar saham senilai Rp2,2620 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 70.573 kali transaksi. Terdapat 142 saham yang menguat, 48 saham melemah, dan 59 saham terpantau stagnan.
Terpantau, saham sektor konsumer naik 12,47 poin, saham sektor perbankan ikut naik 3,69 poin, saham sektor manufaktur melonjak 10,25 poin, sedangkan sektor pertambangan hanya naik signifikan mencapai 34,56 poin ikut meringankan langkah IHSG hari ini. Hingga menyentuh ke 2.467,637. Namun, saham sektor perkebunan terpangkas 15,829 poin. (css)