Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Automotif Tak Terpengaruh Krisis

Andina Meryani , Jurnalis-Jum'at, 23 Juli 2010 |15:44 WIB
Industri Automotif Tak Terpengaruh Krisis
ilustrasi. foto: corbis
A
A
A

JAKARTA - Industri automotif Indonesia terbukti tidak terpengarih terhadap krisis yang terjadi. Hal ini terbukti dari penjualan automotif yang terus meningkat.

Hingga semester I-2010 penjualan telah mencatatkan penjualan mobil sebanyak 370 ribu unit atau meningkat hampir 76 persen dibandingkan pencapaian pada periode yang sama 2009 lalu yang mencapai 210 ribu unit.

Untuk itu, pada tahun ini ditargetkan penjualan mobil bisa mencapai 650 ribu-700 ribu unit. Ini diungkapkan Ketua Panitia IIMS 2010 yang juga mewakili Gaikindo saat memberi sambutan dalam pembukaan IIMS ke-18 di JI Expo, Jakarta, Jumat (23/7/2010).

"2009 penjualan mencapai 480 ribu unit. Di semester 1 2010 saja kita sudah mencapai penjualan 370 ribu unit atau naik 76 persen dari periode yang sama di 2009 yang sebesar 210 ribu unit. Untuk 2010 ini kita targetkan penjualan dapat mencapai 650-700 ribu unit," ungkapnya.

Dia pun menyebutkan bahwa investasi di bidang automotif sendiri sejak 2005-2009 telah mencapai Rp4 triliun-Rp6 triliun.

Optimisme pertumbuhan industri automotif semakin besar ditahun-tahun mendatang. Meskipun demikian, pelaku industri automotif juga akan berupaya untuk membantu pemerintah untuk memberikan solusi dalam manajemen transportasi karena begitu banyaknya keluhan soal hal tersebut.

Selain itu, pelaku industri automotif juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan insentif bagi pelaku yang mengembangkan kendaraan yang ramah lingkungan.

"Sejak 2005-2009 sekira Rp4 triliun-Rp6 triliun investasi terserap untuk investasi automotif, diharapkan Indonesia jadi production base automatif dunia, dan akan semakin berkembang untuk menanamkan investasi di Indonesia," tandasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement