BANDUNG - Teori yang menyebutkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat mengurangi angka pengangguran tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.
Teori yang menyebutkan bahwa setiap kenaikan satu persen angka pertumbuhan ekonomi dapat menyerap tenaga kerja sekira 300-400 ribu orang tidak sepenuhnya dapat direalisasikan terutama di negera-negara berkembang.
"Apakah benar setiap satu persen pertumbuhan ekonomi mampu menyerap 300-400 ribu tenaga kerja, ini kan teori dan teori itu tidak berlaku di negara-negara berkembang," ujar Kepala Biro Humas dan Hukum BPS Sairi Hasbullah dalam Workshop Wartawan 2010 'Membawa Statistik Lebih Dekat ke Masyarakat' di Hotel Golden Flower, Bandung, Sabtu (13/11/2010).
Menurutnya, teori itu terpatahkan dengan kondisi riil di lapangan terutama di Indonesia. Yaitu kondisi dimana pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi justru membuat angka pengangguran juga meningkat.
Pasalnya, dengan semakin tingginya angka pertumbuhan ekonomi yang diikuti peningkatan kesejahteraan, justru memicu pelaku usaha untuk meningkatkan nilai tambah barangnya dengan menggunakan teknologi, bukan dengan menambah jumlah tenaga kerjanya. Hal itulah, yang memicu angka pengangguran meningkat.
"Pertumbuhan ekonomi tinggi, pengangguran bisa lebih tinggi. Contohnya di pertanian, semakin kaya petani maka dia justru akan semakin memperkaya teknologinya. Enggak pakai buruh lagi, karena investasinya padat modal. Nah, inilah yang justru meningkatkan angka pengangguran," jelasnya.
Sementara itu, keadaan sebaliknya pun berlaku yaitu ketika pertumbuhan ekonomi lesu, justru angka pengangguran juga ikut turun.
Kondisi tersebut terjadi karena ketika sektor formal tidak mampu lagi mempekerjakan orang, justru orang-orang akan beralih ke sektor non formal seperti UMKM sehingga mengurangi pengangguran.Untuk itulah, anomali teori tersebut dengan kenyataan yang disajikan oleh data statistik sehingga kondisi riil dilapangan dapat tersaji dengan jelas.
"Jika pertumbuhan ekonomi turun, biasanya pengangguran juga turun karena orang-orang yang kena PHK akan beralih sektor informal, daripada tidak bekerja. Dan proses kenyataan-kenyataan inilah yang selalu diceritakan oleh data statistik," tuntasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.