Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

QNB Siap Serap 80% Right Issue Bank Kesawan

Didik Purwanto , Jurnalis-Selasa, 16 November 2010 |16:03 WIB
QNB Siap Serap 80% <i>Right Issue</i> Bank Kesawan
ilustrasi. foto: corbis
A
A
A

JAKARTA - Qatar National Bank (QNB) siap menyerap sekira 80 persen kepemilikan saham PT Bank Kesawan Tbk (BKSW) melalui proses right issue. Rencananya aksi korporasi dengan nilai sebesar Rp734 miliar ini akan dilakukan pada Januari 2011 mendatang.

Kendati demikian, perseroan akan mengajukan penawaran right issue ke pemegang saham lama (existing) terlebih dahulu. Jika tidak digunakan haknya, maka QNB siap menyerap right issue senilai Rp734 miliar tersebut atau sekira 80 persen dari kepemilikan saham perusahaan.

"Kita tawarkan ke existing dulu. Jika tidak ada yang menyerap, maka QNB siap menyerap 80 persen," ungkap Direktur Utama BKSW Gatot Siswoyo selepas Public Expose di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Selasa (16/11/2010).

Hingga September lalu, pemegang saham BKSW adalah PT Adhi Tirta Mustika sebesar 51,23 persen, PT Mallomo 18,37 persen dan publik 30,41 persen.

Dari pemegang saham yang ada, perseroan akan memberi kesempatan kepada existing. Nantinya, lanjut Gatot, komposisi pemegang saham akan dikerucutkan hingga tersisa untuk publik sebesar 20 persen. "Dengan masuknya QNB jadi standby buyer, maka mereka siap menjadi pemegang saham pengendali," tegasnya.

Namun, untuk memperoleh persetujuan dari pemegang saham terkait masuknya QNB sebagai standby buyer akan ditentukan pada RUPS LB kembali pada 27 Desember 2010.

Harapannya, proses tersebut bisa mendapatkan proses efektif dari Bapepam-LK sebelum RUPS LB tersebut. "Sehingga dana bisa cair di Januari untuk ekspansi kredit di tahun depan," katanya.

Selain persetujuan masuknya QNB ke Bank Kesawan, RUPS LB mendatang juga meminta pemegang saham untuk menyetujui peningkatan modal dasar persero dari sebelumnya Rp250 miliar menjadi Rp2,5 triliun.

Peningkatan modal dasar itu bertujuan untuk memberi ruang bagi manajeman untuk peningkatan modal, sebelum right issue disetujui.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement