JAKARTA - Indonesia membutuhkan investasi yang berskala besar untuk pembangunan fasilitas produksi semi konduktor yang merupakan basis utama dari industri elektronik. Pada saat ini, kata dia, Indonesia baru memiliki skala kecil.
“Tantangannya, pasokan listrik dan jalanan yang harus rata stabil,” ujar Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Dharmadi di Jakarta, Kamis (18/11/2010).
Sementara itu, Presiden Direktur LGEIN Kim Weon Dae mengatakan, pihaknya akan terus mengalami pertumbuhan sehingga menjadi nomor satu di pasar domestik..
Kekuatan inovasi LGEIN telah membawa perubahan baik bagi kehidupan orang Indonesia. Kami berfokus pada penciptaan portfolio janga panjang dan kebijakan finansial untuk menjadi merek elektronika nomor satu di Indonesia,” kata Kim Weon Dae.
Direktur Pemasaran LGEIN Budi Setiawan mengatakan, posisi LGEIN di Indonesia ditargetkan tumbuh 19-21 persen pada 2011. Hingga akhir 2010, kata dia, LGEIN diproyeksikan tumbuh 20 persen.
“Tahun depan, LCD dan smart phone, dan android menjadi andalan LGEIN. Akan ada line up terbaru. Meski, semua produk penting bagi pertumbuhan penjualan kami. Seperti kulkas, AC, dan mesin cuci saat ini menjadi tulang punggung pertumbuhan LGEIN di pasar domestik,” kata Budi.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.