JAKARTA - Indeks Harga Gabungan (IHSG) diprediksikan akan bergerak fluktuaktif dikarenakan IHSG masih berada dalam area tekanan profit taking pascamenembus level 3.800.
"Kami perkirakan IHSG akan berada dalam kisaran support di 3.802 dan resistance di 3.825,"ungkap Research Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Kamis (5/5/2011).
Sebelumnya, kendati selama perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah, tapi akhirnya indeks saham menguat kendati cuma naik satu poin pada perdagangan kemarin.
IHSG, pada akhir perdagangan Rabu (4/5/2011) naik 1,06 poin atau 0,03 persen ke 3.814,93. Sementara LQ45 turun 1,9 poin atau 0,3 persen ke 679,16 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,73 poin atau 0,5 persen ke 525,47.
Purwoko menuturkan, IHSG berhasil ditutup pada area positif didorong oleh aksi beli investor asing. "Meski demikian kami melihat indeks tetap berada dalam tekanan profit taking pasca menembus level 3.800,"paparnya.
Saham perbankan menjadi sasaran jual pemodal. Melemahnya harga minyak mentah juga turut menyeret saham berbasis komoditas turun.
Adapun saham yang diperkirakan akan bergerak menguat pada perdagangan kali ini adalah PT Intraco Penta Tbk (INTA), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) dan PT Bank Mandiri (persero) tbk (BMRI).
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.