Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sentimen Eksternal Masih Bayangi Pergerakan IHSG

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Kamis, 26 Mei 2011 |07:35 WIB
Sentimen Eksternal Masih Bayangi Pergerakan IHSG
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Di hari keempat dalam minggu terakhir Mei 2011, diprediksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah berada dijalur merah.

Sentimen eksternal masih menaungi pergerakan IHSG dalam perdagangan kali ini, salah satunya yaitu pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan China di mana perbankan di China disinyalir akan membatasi pemberian kredit dikarenakan tingginya inflasi di negara Tirai Bambu tersebut.

Diketahui, inflasi China melambat pada April 2011 menjadi 5,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang ada di posisi 5,4 persen. Walau demikian, realisasi inflasi ini masih lebih tinggi dari yang diekspetasikan.

Sehingga, Pemerintah China masih dimungkinkan melakukan langkah-langkah pengetatan ekonomi lebih lanjut. Data harga sejumlah barang dan kredit perbankan mengindikasikan pemerintah telah melakukan antisipasi peningkatan inflasi.

"Dengan pergerakan yang cenderung fluktuatif pada minggu ini dan dengan adanya sentimen negatif yang berdatangan dari eksternal, maka IHSG pada kali ini akan berada dikisaran 3.770-3.804," ungkap analis pasar modal Desmon Silitonga, kala dihubungi okezone, Kamis (26/5/2011).

Permasalahan utang di kawasan Yunani juga masih menjadi perhatian para investor. Diketahui, pasar sangat sensitif terhadap perubahan dalam peringkat kredit di tengah kekhawatiran bahwa utang di Yunani, Irlandia, dan Portugal mengancam kesulitan untuk zona euro.

Selama akhir pekan, Standard and Poor's menurunkan peringkat prospek Italia menjadi negatif dari stabil. Ini karena pasar khawatir bahwa Yunani mungkin harus merestrukturisasi utang dengan biaya yang sangat besar kepada semua pihak terkait.

"Saat ini para investor tengah menunggu konfirmasi akan permasalahan utang Yunani tersebut, sehingga saat investor cenderung mencari aman dengan tidak melakukan pergerakan dalam pasar," paparnya.

Adapun saham-saham pilihan dalam perdagangan kali ini yaitu, PT Astra International Tbk (ASII), PT Adaro Enegy Tbk (ADRO), PT Bumi Resources Mineral Tbk (BMRS), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Seperti diketahui, penutupan perdagangan IHSG kemarin masih didominasi sentimen negatif. Bursa Asia yang sudah bergerak mixed, seakan tak mampu menopang IHSG untuk kembali di jalur hijau.

IHSG Rabu (25/5/2011) sore masih terpantau lemah dan minus 5,78 poin atau setara 0,15 persen ke posisi 3.780,16. Sementara indeks LQ45 juga melemah 1,13 poin ke 672,41, serta Jakarta Islamic Index (JII) ambles 1,02 poin ke 524,4.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement