JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF) pada tahun ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp36 miliar.
"Dana capex tersebut, sebesar 85 persen berasal dari pinjaman perbankan dan sisanya 15 persen dari kas internal," kata Direktur Utama INAF Djakfarudin Junus, di Jakarta, Kamis (9/6/2011).
Dana capex tersebut, sebagian akan digunakan untuk pembangunan pabrik Fixed Dose Combination (FCD), yang memproduksi obat anti tubercolosis (TBC) di Cibitung pada akhir tahun ini.
Seperti diketahui, pada kuartal I-2011 perseroan mengalami penurunan rugi bersih 3,43 persen menjadi Rp19,9 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp20,7 miliar.
Menurunnya rugi bersih didukung meningkatnya pendapatan perseroan sekira 9,2 persen dari sebelumnya Rp108,86 miliar menjadi Rp118,88 miliar.
Sementara pada kuartal II tahun ini, perseroan memperkirakan pendapatan bisa mencapai Rp300 miliar-Rp400 miliar, sedangkan target pendapatan hingga akhir tahun ini sebesar Rp1,4 triliun atau naik sekira 24,44 persen dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya Rp1,13 triliun.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.