JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) telah melakukan akuisisi 100 persen saham PT Mitrayasa Sarana Informasi (Infratel) pada 9 Agustus 2011 kemarin senilai Rp200 miliar.
Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan sumber dana untuk pembiayaan akuisisi tersebut seluruhnya berasal dari hasil penawaran umum TBIG.
"Dapat kami tambahkan di sini, bahwa dalam aksi korporasi ini tidak terdapat hubungan istimewa antara TBIG dengan para pemegang saham MSI sebelumnya," ungkap Helmy dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/8/2011).
Adapun struktur pemegang saham Mitrayasa sebelum akuisisi adalah modal dasar sebesar Rp200 miliar terdiri dari 200 ribu lembar saham dimana per lembar saham adalah sebesar Rp1 juta per lembar.
Lalu modal disetor, Rp187,2 miliar terdiri dari 187.200 lembar saham dengan nilai per lembar saham adalah Rp1 juta dengan rincian, PT Parkati Infratel sebesar Rp153,5 miliar yang terdiri dari 153,5 lembar saham di mana nilai per lembar saham adalah Rp1 juta per lembar dan PT Midas Fareast sebesar Rp33,7 miliar yang terdiri dari 33.700 lembar saham dengan nilai per lembar sahamnya sebesar Rp1 juta per lembar.
Sekadar informasi, portofolio menara MSI terdiri dari 263 site menara dan 332 site shelter-only serta melayani 672 tenants atau penyewaan.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.