JAKARTA - Fitch Ratings memberikan peringkat nasional jangka panjang PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPF) di A+(idn) dengan prospek stabil.
Peringkat produsen pakan ternak berbasis di Indonesia, didukung oleh posisi pasarnya yang kuat sebagai perusahaan terbesar kedua dalam hal pangsa pasar pakan ternak, peternakan unggas, dan pakan ikan di Indonesia, rekam jejak operasional yang memadai, dan profil keuangan yang membaik.
Posisi pasar Japfa yang kuat di dalam sektor pakan ternak di Indonesia terproteksi oleh tingginya tingkat kesulitan bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam bisnis tersebut (high barriers to entry) dan juga didukung oleh jaringan distribusi nasional, produksi yang terintegrasi secara vertikal, dan hubungan dengan suplier yang kuat.
Kompetisi dalam sektor ini terkonsentrasi, dengan Japfa dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengontrol pasokan lebih dari 50 persen.
"Profil keuangan Japfa yang membaik didukung oleh pertumbuhan pendapatan, membaiknya marjin EBITDA, dan rasio utang yang rendah," kata analis Fitch Ratings Indonesia Erlin Salim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/11/2011).
Fitch melihat prospek pertumbuhan yang kuat untuk produk-produk Japfa, dikarenakan konsumsi ayam per kapita di Indonesia adalah salah satu yang terendah di Asia dan meningkatnya pendapatan per kapita.
Namun, peringkat Japfa dibatasi oleh volatilitas dan nilai tukar. Fitch menganggap volatilitas dari bisnis dengan laba yang rendah dan kerentanan pendapatan terhadap wabah penyakit sebagai risiko bisnis utama yang melekat.
Prospek stabil mencerminkan ekspektasi Fitch bahwa perusahaan akan mampu mempertahankan momentum pendapatan saat ini, menghasilkan marjin ebitda operasional sebesar sembilan persen sampai 10 persen.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.