Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MP3EI, 83 Mega Proyek Koridor Sulawesi Senilai Rp193 T

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Rabu, 21 Desember 2011 |13:44 WIB
MP3EI, 83 Mega Proyek Koridor Sulawesi Senilai Rp193 T
Sharif Cicip Sutardjo
A
A
A

JAKARTA - Untuk mendorong perekonomian di Sulawesi melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), pemerintah akan membangun sebanyak 83 mega proyek di koridor Sulawesi yang bernilai sebesar Rp193 triliun yang akan berjalan selama tiga tahun yang dimulai dari 2012 sampai dengan 2015.

Demikian diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga menjabat sebagai Ketua MP3EI Koridor Sulawesi Sharif C Sutardjo saat rapat koordinasi program MP3EI bersama gubernur se-Sulawesi di Jakarta, Selasa 20 Desember malam.

"Masih ada kendala yang dapat menghambat Program MP3EI seperti regulasi, perbankan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Konektivitas," jelas dia, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Konektivitas Koridor IV Sulawesi masih menghadapi permasalahan yang pelik di antaranya masih terdapat kondisi jalan nasional Sulawesi yang rusak ringan sampai dengan rusak berat, terbatasnya moda angkutan yang relatif murah (kereta api), kapasitas daya tampung bandar udara yang masih rendah, pelabuhan yang ada belum berfungsi sebagai pelabuhan internasional belum melakukan kegiatan ekspor langsung.

Kemudian jaringan energi listrik yang belum terinterkoneksi se-Sulawesi, masih terbatasnya ketersediaan energi listrik, terbatasnya interkoneksi perhubungan udara dan laut Sulawesi, pembangunan infrastruktur kawasan kepulauan termasuk kawasan perbatasan belum optimal.

Untuk menghadapi permasalahan tersebut, rencananya akan dilaksanakan Pembangunan dan peningkatan Jalan TransSulawesi direncanakan secara bersama dan membutuhkan dukungan pembiayaan.

Direncanakan, pembangunan jalur kereta api dengan tahapan pertama sepanjang 700 kilometer (km) Makassar-Soroako, tahapan kedua 400 km Pare-pare Pasang kayu, tahapan ketiga 1.000 km Pasang Kayu Manado serta perencanaan pembangunan jalur Kereta Api Mamminasata sepanjang 200 km.

Lalu pengembangan dan pembangunan bandar udara pada setiap provinsi, baik bandara internasional maupun bandara lainnya, pengembangan dan pembangunan pelabuhan pada setiap provinsi, baik pelabuhan hubinternasional maupun pelabuhan lainnya (termasuk pelabuhan peti kemas), percepatan pelaksanaan interkoneksi listrik se-Sulawesi, pembangunan pembangkit dan jaringan transmisi listrik se-Sulawesi juga jaringan penerbangan dan angkutan Kapal Laut saling menunjang se-Sulawesi.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement