Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BKPM: Target Investasi Rp290 T Pasti Tercapai

Wisnu Murti , Jurnalis-Senin, 23 Januari 2012 |16:06 WIB
BKPM: Target Investasi Rp290 T Pasti Tercapai
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kinerja investasi tahun ini diyakini semakin potensial menyusul banyaknya insentif yang diberikan pemerintah. Mulai dari predikat layak investasi dari berbagai lembaga pemeringkat, sampai pembenahan sarana dan prasarana penunjang iklim bisnis di Tanah Air.

Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Azhar Lubis menegaskan, pihaknya optimistis target investasi tahun ini yang dipatok sebesar Rp290 triliun bisa tercapai.

Keyakinan tersebut didasarkan atas berbagai kondisi yang terjadi di dalam negeri. Salah satunya adalah realisasi peningkatan investasi di 2011 dibanding 2010 yang mencapai 20 persen.

"Jika tahun ini (investasi) ditargetkan tumbuh 13-14 persen, kita yakin mampu. Tahun lalu saja di atas angka tersebut," tegas Lubis di Jakarta, Senin (23/1/2012).

Hanya saja, kondisi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih, turut memengaruhi laju investasi dalam negeri. Belum stabilnya kondisi ekonomi negara maju terutama di Amerika Serikat (AS) dan Eropa, cukup berdampak signifikan pada kinerja investasi tahun ini.

Namun, tidak sepenuhnya kondisi ekonomi dunia berdampak buruk bagi Indonesia. Predikat layak investasi (investment grade) yang diberikan oleh lembaga pemeringkat Internasional mulai dari Japan Credit Rating Agency (JCRA), Fitch's Rating, dan Moody's Invstment Service memiliki
pengaruh positif yang sangat besar.

"Karena ini menyangkut persepsi investor. Sangat membantu karena tingkat risiko berinvestasi dan memberikan pinjaman di Indonesia, semakin kecil," tandasnya. (nia)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement