JAKARTA - Batalnya rencana PT Pegadaian untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat pemerintah harus mencari BUMN penggantinya untuk dijadikan perusahaan terbuka.
"Karena target kita harus beberapa BUMN itu yang IPO, kita masih cari gantinya," jelas Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta, Selasa (31/1/2012) malam.
Dia menjelaskan, pihaknya masih mencari BUMN mana yang akan dipilih. Targetnya, pada Februari ini sudah ada kejelasan.
"Saya kira belum tentu dalam satu minggu ini belum tentu ditemukan. Tetapi dalam Februari ini akan ditemukan, siapa kira-kira pengganti Pegadaian yang IPO-nya akan diurungkan," ungkap dia.
Sebelumnya, pemerintah membatalkan rencana PT Pegadaian untuk mencatatkan sahamnya di BEI dibatalkan. "Pegadaian ternyata tidak jadi IPO karena pegadaian itu diabdikan untuk rakyat kecil. Orang-orang sangat memerlukan pendanaan khususnya masyarakat bawah," jelas Dahlan.
Pegadaian, lanjutnya memiliki performance yang luar biasa. Di mana laba yang dihasilkannya selalu bagus, kondisi perusahaannya juga sehat. "Kalau di IPO akan gempar, dalam artian pasti laris. Tetapi kita mengingat, BUMN tidak sekadar mencari laba besar, tidak sekedar menumbuhkan perusahaan sebesar-besarnya. Tapi juga untuk kepentingan pembangunan bangsa," jelas dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.