Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2011, LSIP Catatkan Laba Rp1,7 T

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Rabu, 29 Februari 2012 |09:56 WIB
 2011, LSIP Catatkan Laba Rp1,7 T
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP) mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat distribusikan kepada pemilik entitas induk 2011 naik Rp1,7 triliun atau 64,7 persen, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1,03 triliun.

Untuk penjualan pada 2011 tercatat sebesar Rp4,69 triliun, yang mengalami kenaikan 30,4 persen dibandingkan dengan Rp3,59 triliun pada 2010. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur LSIP Benny Tjoeng, dalam siaran persnya, Jakarta, Rabu (29/2/2012).

Menurutnya, kenaikan penjualan tersebut disebabkan oleh kenaikan volume penjualan dari produk sawit dan benih bibit kelapa sawit "SumBio" serta kenaikan harga komoditas, terutama pada karet dan produk sawit.

Adapun Kontribusi penjualan pada 2011 terdiri dari produk sawit sebesar 80,5 persen, karet 12,7 persen, benih bibit 5,9 persen dan lainnya 0,9 persen. Selain itu, laba bruto naik 33,4 persen menjadi Rp2,36 triliun dari Rp1,77 triliun dan laba Operasi tumbuh sebesar 47,7 persen menjadi Rp2 triliun dari Rp1,36 triliun.

Kenaikan laba bruto tersebut terutama disebabkan oleh dampak dari kenaikan harga komoditas. Selain peningkatan laba bruto, kenaikan laba operasi juga dikontribusikan oleh rugi kurs operasi yang lebih rendah. Marjin laba bruto dan marjin laba operasi masing-masing meningkat menjadi 50,4 persen dan 42,8 persen.

Dalam hal produksi, perseroan mencatatkan produksi minyak sawit sebesar 442,9 ribu ton dan produksi inti sawit sebesar 106,7 ribu ton di mana masing-masing mengalami peningkatan sebesar 21,1 persen dan 15,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebagai akibat dari peningkatan produksi TBS, baik TBS Inti maupun pembelian TBS dari Plasma dan pihak ketiga.

"Kami senang menutup 2011 dengan kinerja yang baik. Hasil produksi yang kuat dan ditunjang oleh harga komoditas yang mendukung, telah menghasilkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan dibandingkan dengan tahun lalu dan kami mampu mempertahankan posisi keuangan yang sehat," pungkas Benny. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement