Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Order Melimpah, Ingin Jadi Pengusaha Konveksi

Order Melimpah, Ingin Jadi Pengusaha Konveksi
Diana Sandjaja, SE, RFP for okezone. Foto: MRE
A
A
A

Halo, saya seorang mahasiswa. Pertama kali masuk kuliah saya menjadi broker barang konveksi seperti kaos, jaket, dll. Saya ingin membuka bisnis konveksi karena melimpahnya order di area kampus.

Langkah apa saja yang saya perlukan pertama kali untuk membuka usaha konveksi. Dalam hal perizinan mendirikan usaha dan bagaimana merekrut pegawai baru notabene dengan usaha yang baru pertama kali dibuka. Terima kasih.

Oleh:
Puji Raharjo
([email protected])
Solo, Jawa Tengah

Jawaban MRE
Halo Mas Puji,
Salut untuk Anda yang bersemangat tinggi dan jeli melihat peluang yang ada, serta tidak ragu untuk take action, karena hal inilah yang penting untuk menjadi seorang entrepreneur sejati. Status mahasiswa membuat saya makin salut lagi, karena Anda bisa membagi waktu antara kuliah dan bisnis, semoga dua-duanya berjalan dengan lancar.

Untuk mengurus perizinan usaha konveksi biasanya dimulai dengan mengurus akta pendirian usaha. Surat ini bisa dibuat di notaris, dengan surat-surat pendukung seperti Surat izin usaha (SIUP), Tanda Pendirian Usaha (TDP), surat keterangan domisili, dll.

Surat-surat perusahaan pada hakekatnya dapat meningkatkan legitimasi dari bisnis Anda. Misalnya saja Anda akan mengikuti tender pengadaan seragam dari perusahaan, ataupun ingin memperoleh pembiayaan dari bank untuk ekspansi usaha. Maka surat-surat perusahaan mutlak dimiliki.

Namun, untuk mengurus surat-surat tersebut ada biaya yang harus dikeluarkan, jumlahnya sekira Rp2 juta-Rp3 juta untuk bisnis mikro. Tentunya Mas Puji selaku pengusaha dapat menghitung dulu apakah bisnis Mas Puji sudah membutuhkan surat-surat tersebut atau masih bisa menunggu sambil beroperasi dan mengumpulkan biaya yang diperlukan.

Masalah kepegawaian, saya sarankan untuk mencari karyawan dibagian produksi saja dahulu. Namun Mas Puji harus tetap melakukan quality control terhadap hasil kerja bagian produksi. Seperti biasa kalau baru merintis suatu usaha maka pemiliklah yang akan mengerjakan semuanya mulai dari mencari order, melakukan produksi, mencatat transaksi, sampai mengantarkan pesanan dan melakukan penagihan.

Perlahan-lahan ketika sudah mulai berkembang maka harus diadakan pendelegasian tugas dan meninggalkan pola single fighter. Pengalaman sebagai broker tentunya bisa menjadi acuan dalam mencari order dan jaringan di bisnis konveksi ini. Jadi, perluas wawasan Anda dan tetap semangat yah.. salam enterepreneur!

Diana Sandjaja, SE, RFP for Okezone
MRE Financial & Business Advisory
www.mre.co.id

Offfice:
One Pacific Place 15th Floor, Sudirman Central Business District
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53 Jakarta 12190 Indonesia
Phone : +62 21 2550 2425 Fax : +62 21 2550 2555

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement