Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Gerakan Hemat BBM

Hari Ini, Wali Kota Depok Tak Gunakan Mobil Dinas

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Selasa, 12 Juni 2012 |11:01 WIB
Hari Ini, Wali Kota Depok Tak Gunakan Mobil Dinas
Ilustrasi
A
A
A

DEPOK - Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail memenuhi janjinya untuk memberlakukan gerakan hemat Bahan Bakar Minyak (BBM) lewat program 'Sehari Tanpa Mobil Dinas'.

Di hari perdana program itu dilakukan, Nur Mahmudi menempuh jarak dari kediamannya di Griya Tugu Asri Cimanggis Depok ke Balaikota Depok dengan naik sepeda motor. Hal serupa juga dilakukan oleh kepala dinas lainnya yang juga naik sepeda motor, angkutan kota, hingga kereta.

Program itu digabungkan dengan program 'Sehari Tanpa Nasi' yang sebelumnya sudah berjalan. Hal itu ditunjukkan Nur Mahmudi dengan menyantap umbi - umbian di pagi hari untuk sarapan.

"Ini sesuai dengan komitmen kami untuk menghemat pembelian bahan bakar minyak bagi mobil pelat merah. Ini gerakan bagi para pejabat dinas untuk mengikuti dan melaksanakan Instruksi Presiden, anggaran untuk pembelian pertamax pun bisa dipangkas 20 persen terhitung biasanya lima hari kerja menjadi empat hari," tutur Nur kepada wartawan, Selasa (12/06/12).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah dan
Aset (DPPKA) Kota Depok Doddy Setiadi menambahkan, hanya mobil dinas pegawai yang mengikuti kebijakan tersebut. Namun mobil dinas operasional akan tetap beroperasi.

"Kalau mobil operasional ikut kampanye itu akan mengganggu pelayanan masyarakat. Misalnya mobil pemadam kebakaran, truk pengangkut pasar, ambulance, mobil perpustakaan keliling, dan kendaraan dinas operasional di setiap organisasi perangkat daerah (OPD)," tutur Doddy.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, selama ini mobil dinas yang digunakan kepala dinas dan sekretaris dinas tidak dibiayai oleh Pemkot Depok melainkan oleh pribadi mereka masing-masing.  Berbeda dengan mobil dinas yang diperuntukkan bagi operasional kantor yang dibiayai APBD.

"Mobil dinas untuk operasional tidak akan ikut gerakan sehari tanpa mobil dinas bisa terganggu pelayanan nanti. Mobil dinas selain operasional besinnya pakai uang pribadi. Saya kalau dinas ke luar kota dapat SPJ, nah uang SPJ nya yang digunakan beli bensin. Kalau masih dalam kota pakai uang sendiri," paparnya.

Sebagai informasi, di Depok, sedikitnya terdapat 100 lebih mobil dinas pegawai yang tidak akan dipakai setiap hari Selasa. Jumlah itu sama dengan mobil operasional dinas di Pemkot Depok. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement